Menteri PU Akan Hitung Waktu Tempuh Jakarta-Bandung via Tol Japek II Selatan

17 November 2025 10:33 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri PU Akan Hitung Waktu Tempuh Jakarta-Bandung via Tol Japek II Selatan
Menteri PU menyebut akan membahas mengenai waktu tempuh Jakarta-Bandung via Tol Japek II Selatan.
kumparanBISNIS
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan sambutan sebelum melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait infrastruktur pesantren di Jakarta, Selasa (14/10/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan sambutan sebelum melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait infrastruktur pesantren di Jakarta, Selasa (14/10/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo akan melakukan pembahasan dengan PT Waskita Karya (Persero) mengenai waktu tempuh Jakarta-Bandung via Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. Sebelumnya, Waskita mengeklaim Jakarta-Bandung bisa ditempuh hanya dengan 45 menit saja.
Klaim ini berbeda dengan perhitungan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU yang menyebut 45 menit merupakan waktu tempuh Tol Japek II saja yakni dari Gerbang Tol (GT) Jatiasih sampai GT Sadang. Maka dari itu, pembahasan ulang akan dilakukan.
“Jadi kayaknya lagi kita dalami sama-sama Waskita, kayaknya mestinya memangkas (Waktu tempuh Jakarta-Bandung) harusnya, kayaknya bukan (45 menit Jakarta-Bandung),” kata Dody ditemui di Lemhanas, Jakarta Pusat pada Senin (17/11).
Dody menuturkan, pembahasan mengenai waktu tempuh Jakarta-Bandung dengan keberadaan Tol Japek II Selatan yang saat ini dilakukan melibatkan unsur BPJT dari Kementerian PU dan Waskita.
“Oh iya dong, pasti, pasti. Kayaknya lagi dibahas sama teman-teman BPJT dan Waskita,” ujarnya.
Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan). Foto: dok. PT Waskita Beton Precast Tbk
Sebelumnya, Direktur Operasi II Waskita Karya, Dhetik, menjelaskan proyek tersebut jika sudah tersambung semua, akan dapat memangkas waktu tempuh Jakarta ke Bandung dari sekitar dua jam lebih menjadi hanya 45 menit.
Sementara itu, Kepala BPJT Kementerian PU, Wilan Oktavian menuturkan hitungan 45 menit adalah waktu tempuh dari GT Jatiasih sampai GT Sadang sepanjang 62 km didasarkan pada asumsi kecepatan rata-rata kendaraan 80 km/jam.
“Dari Jatiasih sampai Sadang 62 km, itu logis kalau 45-46 menit,” kata Wilan kepada kumparan, Senin (10/11).
“Untuk waktu tempuh normal kita menggunakan kecepatan rencana rata-rata untuk jalan tol di 80 km/jam. Kalau Pasteur (Bandung) - Jatiasih (Jakarta) jarak kurang lebih 132 km,” lanjutnya.
Dengan adanya Tol Japek II Selatan, nantinya akan ada tiga ruas tol yang dapat digunakan untuk perjalanan Jakarta Bandung. Selain Tol Japek II Selatan, ruas tol lain yang dapat dipilih adalah Tol Jakarta–Cikampek (Japek) Eksisting dan Tol Jakarta–Cikampek Elevated (MBZ).
“Dengan adanya tiga pilihan ini, pengguna jalan tol dari arah Bandung ke Jakarta maupun sebaliknya dapat memilih jalur yang paling efisien sesuai kebutuhan. Japek eksisting tetap menjadi jalur utama, Japek Elevated menawarkan perjalanan yang lebih cepat tanpa perlintasan dengan arus kendaraan berat, sementara Japek II Selatan menjadi alternatif baru yang mengurai beban lalu lintas di koridor utama,” ujar Wilan.
Selain itu, BPJT juga terus berkoordinasi dengan operator jalan tol untuk memastikan pelayanan dan keamanan tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) di seluruh ruas.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengumumkan progres terbaru dari proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan. Saat ini, progres konstruksi sudah mencapai 72,04 persen.
Adapun panjang tol tersebut secara keseluruhan adalah 62 km. Selain progres konstruksi, saat ini progres pembebasan lahan sudah mencapai 81,53 persen. Nantinya, tol tersebut juga akan menghubungkan Jalan Tol JORR di Jatiasih dengan Jalan Tol Purbaleunyi di Sadang.
Proyek tersebut juga merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diawasi oleh Kementerian PU serta BPJT. Dalam pengerjaannya, proyek tersebut terdiri dari 3 paket dan 6 seksi pekerjaan.
Per 3 Oktober, untuk Paket 1 yakni Seksi 1 dan 2 Jatiasih-Bantargebang-Setu sepanjang 7,25 km sudah mencapai progres pembebasan lahan 9,84 persen. Sementara untuk Paket 2A yakni Seksi 3 Setu-Sukaragam dengan panjang 10,50 km sudah mencapai progres pembebasan lahan 86,09 persen dan progres konstruksi 70,32 persen.
Sementara, Paket 2B yakni Seksi 4 Sukaragam-Bojongmangu dengan panjang 13 km sudah mencapai progres pembebasan lahan 97,86 persen dengan progres konstruksi 68,10 persen. Untuk Paket 3 yakni Seksi 5 dan 6 Bojongmangu-Kutanegara-Sadang sepanjang 31,25 km sudah mencapai progres pembebasan lahan 98,03 persen dan progres konstruksi 90,45 persen.
Nantinya, Tol Japek II juga akan dilengkapi dengan tujuh simpang susun (SS). Adapun ketujuh SS tersebut adalah SS Jatiasih, SS Bantargebang, SS Setu, SS Sukaragam, SS Bojongmangu, SS Kutanegara, dan SS Sadang.
Trending Now