Pemerintah Perpanjang Penyaluran Jagung SPHP hingga Januari 2026

2 Desember 2025 19:11 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemerintah Perpanjang Penyaluran Jagung SPHP hingga Januari 2026
Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) diperpanjang penyalurannya hingga akhir Januari 2026.
kumparanBISNIS
Petani mengumpulkan jagung untuk pakan ternak saat proses penjemuran di Desa Alue Bagok, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Jumat(26/7/2024). Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
zoom-in-whitePerbesar
Petani mengumpulkan jagung untuk pakan ternak saat proses penjemuran di Desa Alue Bagok, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Jumat(26/7/2024). Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) diperpanjang penyalurannya hingga akhir Januari 2026.
Zulhas mengatakan hal tersebut berdasarkan usulan para peternak kepada pemerintah agar penyaluran SPHP jagung yang dibutuhkan untuk pakan ternak ini dapat diperpanjang.
"Melihat kondisi dan perkembangan harga jagung yang tinggi dan cenderung naik, jadi ini kita perpanjang sampai Januari ya. Tapi ini dengan catatan Pak Mentan, kita SPHP ini untuk pengusaha lokal ya, jangan yang besar gitu," ungkap Zulhas saat Rakortas SPHP Jagung, Selasa (2/12).
Selain itu, dia juga menyebutkan usulan Komisi VI DPR terkait pasokan jagung khusus kepada peternak babi di Bali sebanyak 50 ton akan disiapkan.
"Peternak babi di Bali juga saya kira perlu ya jagung, peternak babi sedikit cuma minta 50 ton," imbuh Zulhas.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan usai Rakortas SPHP Jagung, Selasa (2/12/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Zulhas menjelaskan, perpanjangan SPHP jagung diperlukan untuk menekan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Dia juga meminta Menteri Perdagangan untuk menjaga ketersediaan sembako dengan harga stabil.
"Untuk mendukung itu, tadi SPHP Jagung itu diperpanjang harusnya sampai 15 November, kita perpanjang sampai akhir Januari karena barangnya masih ada di Bulog untuk mensuplai pengusaha-pengusaha ternak atau pakan ternak yang UMKM, yang di Blitar, ada di Jawa Tengah, itu nanti akan diberikan jagung atau SPHP dengan harga subsidi," katanya.
Adapun berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 10 Tahun 2025, pengadaan CJP ditargetkan dapat tercapai 1 juta ton pada akhir tahun 2025 dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 5.500 per kg.
Kemudian pada Rapat Koordinasi Terbatas (β€ŽRakortas) pada 1 September 2025, disepakati penyaluran SPHP Jagung tahun 2025 sebesar 52.400 ton oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog dengan waktu penyaluran hingga 15 November 2025.
Trending Now