Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 736,3 Triliun hingga 31 Desember 2025

8 Januari 2026 15:54 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 736,3 Triliun hingga 31 Desember 2025
Wamenkeu Thomas Djiwandono memaparkan kondisi utang pemerintah sampai 31 Desember 2025.
kumparanBISNIS
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan jajarannya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Kamis (8/1/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan jajarannya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Kamis (8/1/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Pemerintah menarik utang baru mencapai Rp 736,3 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka tersebut 94,9 persen dari total target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yaitu Rp 775,9 triliun.
β€œMelihat dari total pembiayaan anggaran dengan realisasi sampai dengan 31 Desember itu dibagi pembiayaan utang Rp 736,3 triliun atau 94,9 persen dari APBN,” kata Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1).
Di sisi lain, pembiayaan nonutang yang dilakukan pemerintah tercatat senilai Rp 7,7 triliun hingga 31 Desember 2025. Pembiayaan nonutang itu baru mencakup 4,9 persen dari pagu yang direncanakan mencapai Rp 159,7 triliun.
Tumpukan utang pemerintah RI. Foto: Nadiah Ariqah/kumparan
Jika digabungkan, total pembiayaan anggaran yang telah direalisasikan pemerintah hingga Desember 2025 mencapai Rp 744 triliun atau setara 120,7 persen dari pagu pembiayaan yang dirancang senilai Rp 662 triliun.
Realisasi APBN mengalami defisit pada akhir 2025. Hingga 31 Desember 2025, defisit APBN tercatat sebesar Rp 695 triliun atau 2,92 persen dari PDB nasional.
Pendapatan negara hingga akhir Desember mencapai Rp 2.756 triliun. Artinya, negara sudah mengumpulkan 91,7 persen pendapatan dari target APBN 2025.
Trending Now