Pengembangan Proyek EBT Diprediksi Buka 760 Ribu Lapangan Kerja Hijau

17 September 2025 16:19 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengembangan Proyek EBT Diprediksi Buka 760 Ribu Lapangan Kerja Hijau
Kementerian ESDM menilai dampak proyek EBT signifikan untuk perekonomian.
kumparanBISNIS
Staf Ahli Menteri Ekonomi Sumber Daya Alam Lana Saria menyampaikan sambutan saat kumparan Green Initiative Conference 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Staf Ahli Menteri Ekonomi Sumber Daya Alam Lana Saria menyampaikan sambutan saat kumparan Green Initiative Conference 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Pemerintah Indonesia membidik bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dapat ditingkatkan hingga 23 persen pada 2025. Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM, Lana Saria, menilai dampak ekonomi dari pengembangan proyek EBT sangat signifikan.
Selain mendorong investasi hingga Rp 1.682 triliun, pengembangan proyek EBT juga diprediksi akan menciptakan ribuan lapangan kerja hijau atau green jobs.
β€œPengembangan ini juga diproyeksikan akan menciptakan lapangan kerja sebesar 760 ribu lapangan kerja hijau atau green jobs, sekaligus mampu berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sebesar 129 juta ton karbon dioksida,” ujar Lana dalam gelaran kumparan Green Initiative Conference di Hotel Borobodur, Jakarta Pusat, Rabu (17/9).
Lana mengatakan dari penciptaan lapangan kerja hijau untuk proyek-proyek EBT tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari sektor solar yang menciptakan 348 ribu pekerja, sektor kelautan dengan 341 ribu pekerja, hingga beberapa tahapan proyek lainnya.
Terkait persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pekerjaan hijau tersebut, Lana memaparkan penting untuk dilakukan pemetaan komprehensif terhadap kompetensi SDM yang sesuai.
β€œSesuai dengan kebutuhan industri dan juga sinkronisasi kurikulum pendidikan pada pendidikan vokasi,” ungkap Lana.
Selain memanfaatkan potensi EBT seperti halnya surya, angin, air, dan panas bumi, Lana mengungkapkan Indonesia juga memiliki peluang besar untuk mengubah tantangan lingkungan menjadi solusi energi. β€œ(Perubahan tantangan lingkungan) Yaitu melalui pemanfaatan energi sampah menjadi energi,” terang Lana.
Lana berharap program pengembangan proyek EBT dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup karena mengurangi emisi, menjadikan kawasan perkotaan lebih bersih, sekaligus menambah pasokan energi hijau bagi masyarakat.
Trending Now