Pergudangan Diproyeksi Jadi Penopang Pertumbuhan Industri Logistik RI 2025-2026
11 September 2025 19:47 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Pergudangan Diproyeksi Jadi Penopang Pertumbuhan Industri Logistik RI 2025-2026
Subsektor pergudangan diperkirakan tumbuh 9,03-9,31 persen pada tahun depan, penopang industri logistik nasional.kumparanBISNIS

Andil sektor pergudangan dalam industri logistik nasional diproyeksikan terus meningkat seiring kebutuhan rantai pasok yang makin kompleks.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), subsektor transportasi dan pergudangan tumbuh sebesar 8,69 persen sepanjang pada 2024, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03 persen. Bahkan, subsektor ini diperkirakan tumbuh 12,53 persen sepanjang 2025.
Supply Chain Indonesia memperkirakan sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 9,03-9,31 persen pada 2026. Pertumbuhan ini menjadikan pengembangan kawasan pergudangan modern sebagai solusi strategis untuk mendukung efisiensi distribusi dan daya saing industr logistik.
Salah satu perusahaan pergudangan, Sinar Primera Group, melakukan pembangunan kawasan pergudangan modern di Narogong, Bekasi. Pembangunan gudang built-to-suit untuk salah satu perusahaan multinasional di sektor energi sebagai tenant pertama kawasan.
Dengan luas lahan mencapai 27 hektare, kawasan pergudangan ini dikembangkan sebagai fasilitas multiguna yang menyediakan dry warehouse, cold storage, hingga solusi built-to-suit yang fleksibel sesuai kebutuhan tenant lintas sektor. Pada fase pertama, Warehouse 3 (WH3) dijadwalkan selesai dan siap disewakan pada kuartal IV 2025.
βDengan kawasan ini, kami tidak hanya membangun gudang, tetapi membangun solusi logistik yang fleksibel, modern, dan siap menunjang pertumbuhan industri ke depan. Groundbreaking hari ini bukan hanya awal pembangunan kawasan, tetapi juga awal dari kemitraan strategis dengan tenant pertama kami, perusahaan multinasional di sektor energi, ujar Direktur Sinar Primera Group, Deddy Djaja Ria, dalam keterangannya, Kamis (11/9).
Menurut dia, WH3 dirancang sebagai gudang satu lantai dengan luas bangunan sekitar 14.300 mΒ², tinggi ceiling 12 meter, kapasitas lantai hingga 3,5 ton per mΒ², 24 loading dock, dan 4 finger dock. Fasilitas ini memungkinkan penyesuaian luasan dan suhu sesuai kebutuhan tenant, baik untuk dry warehouse, air-cooled room, maupun penyimpanan bersuhu tertentu. Adapun gudang built-to-suit bagi tenant energi ditargetkan rampung pada pertengahan 2026.
βKami percaya kawasan pergudangan harus memberi dampak positif tidak hanya bagi bisnis, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,β tutur Kah Jing Hong, Head of Sinar Primera Group.
Inisiatif pembangunan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam membangun National Logistics Ecosystem (NLE) sesuai Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2020. Dengan hadirnya infrastruktur modern dan ramah lingkungan, sektor pergudangan diproyeksikan semakin berperan penting sebagai penopang pertumbuhan industri logistik menuju visi Indonesia Emas 2045.
