Perjuangan Top 20 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas, Berhasil Curi Perhatian Juri
8 Oktober 2025 17:26 WIB
·
waktu baca 6 menit
Perjuangan Top 20 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas, Berhasil Curi Perhatian Juri
Program ini menjadi panggung bagi para pelaku UMKM terbaik dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan kualitas dan ketangguhan mereka dalam mengembangkan usaha.kumparanBISNIS

Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas resmi dibuka dengan penayangan dua episode perdananya pada Minggu, (5/10), yang penuh emosi dan semangat. Program ini semakin seru karena menjadi panggung spektakuler bagi para pelaku UMKM Indonesia terbaik dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan kualitas, kreativitas, serta ketangguhan mereka dalam mengembangkan usaha.
Lebih dari sekadar adu produk, ajang ini menghadirkan kombinasi menarik antara persaingan, kisah inspiratif, dan bukti nyata semangat cinta Tanah Air.
Setiap episodenya penuh kejutan, mulai dari perjalanan bisnis dari nol, mimpi besar yang dipertaruhkan, hingga keberanian para peserta untuk tampil dan membuktikan diri di panggung Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
Acara ini juga turut menghadirkan jajaran juri yang sudah memiliki pengalaman bisnis mumpuni. Ada Daniel Mananta, presenter sekaligus pengusaha yang sukses lewat brand fesyen DAMN! I Love Indonesia yang konsisten mengangkat semangat cinta tanah air. Pengalaman Daniel menjadikannya sosok yang tepat untuk menilai bagaimana UMKM tidak hanya menciptakan produk berkualitas, tetapi juga mampu mengangkat identitas dan karakter Indonesia.
Hadir pula Lizzie Parra, pendiri BLP Beauty yang sukses merevolusi industri kecantikan Tanah Air melalui inovasi dan kualitas produk lokalnya. Kehadiran Lizzie sebagai juri menambah warna tersendiri bagi kompetisi ini, terutama bagi para peserta yang bergerak di bidang kecantikan dan gaya hidup. Ia dapat memberikan perspektif berharga tentang bagaimana brand lokal bisa bersaing di tingkat nasional.
Kisah perjuangan dan inspiratif dari para Jagoan UMKM
Setiap peserta hadir dengan cerita perjuangan unik yang mengejutkan panggung Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Pada episode perdana, finalis Top 20 diminta mempresentasikan usaha mereka, mulai dari Unique Selling Point (USP), teknis operasional, hingga proyeksi pertumbuhan bisnisnya.
Episode ini menunjukkan transformasi Baim Alkatiri, mantan artis cilik yang kini sukses lewat brand parfum X-PERFUMERY, hingga Annisa yang akrab disapa Anin dengan DS Modest yang produk sajadah dan sarung travel-nya meraih rekor MURI.
Ada juga Michael dengan Maritim Bag Indonesia yang produk tasnya dikenal di dunia bulutangkis; Angga Pras seorang eks timnas pelajar U-19 yang membangun brand fesyen pria Gloaming; serta Fuat, guru honorer pemilik Aveka yang menjual sepatu karena melihat kebutuhan murid-muridnya. Para peserta ini menunjukkan betapa beragamnya latar belakang para Jagoan UMKM.
Salah satu kisah yang mengharukan datang dari Rusman, pemilik Dthree, yang mengundurkan diri dari pekerjaannya setelah kehilangan sang anak. Sebelumnya, Ia adalah sosok yang fokus mengejar karier sehingga jarang memiliki waktu untuk keluarga.
Namun kepergian anaknya menjadi titik balik yang membuatnya sadar pentingnya waktu bersama keluarga. Hal ini pun mendorongnya untuk memulai bisnis yang menjunjung nilai kekeluargaan sebagai inti usahanya. Keselarasan antara tujuan bisnis dan nilai yang dipegang teguh inilah yang membuat Dthree terpilih dan berhasil meraih Golden Star dari Lizzie Parra di episode pertama.
Tantangan Kedua Membuat Produk Bertema Nusantara
Setelah babak penyisihan, tersisa 10 finalis yang dihadapkan dengan tantangan baru untuk menciptakan inovasi sebuah produk di episode kedua. Para Jagoan UMKM ditantang untuk mengembangkan produk baru dengan tema ‘Cinta Indonesia’ sekaligus membuat strategi pemasaran yang optimal.
Setiap peserta mempresentasikan produk yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia, seperti Zenitha dengan hijab sablon motif rumah adat, Hirakiya yang memperkenalkan tas seni bordir motif Priangan, HomLiv yang menampilkan alat masak dengan sentuhan batik, serta DS Modest yang mengembangkan sajadah travel inovatif lengkap dengan tag kode QR untuk menentukan arah kiblat, serta gantungan kunci akrilik bermotif kekayaan Indonesia yang dapat dikustomisasi.
Ketegangan pun semakin memuncak dengan hadirnya Haykal Kamil, Creativepreneur & Founder of ZM Zaskia Mecca, yang menjadi juri tamu. Ia pun memberikan insight, khususnya kepada Dthree yang menampilkan abaya dengan sentuhan motif batik di tangan.
Setelah meraih Golden Star di episode 1, Dthree kini dihadapkan dengan kenyataan bahwa penampilannya di episode 2 tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi para juri.
Haykal sebagai pemilik bisnis fesyen muslim yang telah memiliki pengalaman bertahun-tahun memberikan kritik tajam namun membangun. Ia menekankan pentingnya diferensiasi dan inovasi agar produk tidak hanya menarik tetapi juga memiliki nilai jual yang kuat.
Di sisi lain, para juri terpukau dengan Erlyanie, pemilik B Erl Cosmetics yang memperkenalkan produk body shower oil dengan kandungan khas Indonesia, termasuk bunga melati yang memancarkan aroma yang dirindukan dari almarhum ibunya.
Terinspirasi oleh sang ibu, Erlyanie membawa nilai emosional dalam setiap tetes produknya. Inovasi ini tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mendulang pujian dari para juri yang mengakui kedalaman ide dan kualitas produk tersebut, sekaligus menjadikan B Erl Cosmetics sebagai salah satu UMKM yang mendapatkan nilai tinggi di episode ini.
Penuh ketegangan, episode kedua berakhir dengan tiga peserta yang berada di posisi terbawah, yakni Dthree, Aveka, dan X-Perfumery. Akan ada dua UMKM yang tereliminasi, dan 8 peserta tersisa yang kembali bertarung di episode selanjutnya.
Tantangan pun semakin berat karena para peserta harus mengatasi ujian baru yang menuntut lebih dari sekadar kreativitas, tetapi juga strategi pemasaran yang jitu. Ya, episode 3 akan menguji mereka dengan tantangan konten pemasaran interaktif dan kreatif. Setiap peserta dituntut untuk membuat konten promosi yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga dapat mendorong produk mereka ke pasar yang lebih luas.
Karya-karya mereka akan dinilai oleh para juri utama, serta juri tamu spesial Najla Bisyir, CEO Bittersweet by Najla dan konten kreator sukses yang dikenal dengan kemampuan luar biasanya dalam menciptakan konten viral dan berdaya jual tinggi.
Episode Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas kali ini, semakin memperlihatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh produk yang unggul, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dengan tren pemasaran dan berinovasi di setiap langkah.
Kompetisi ini bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi para pengusaha UMKM di Indonesia untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah.
Lalu, siapa dua Jagoan UMKM yang harus tereliminasi?
Jangan lewatkan episode 3 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang akan tayang pada 12 Oktober 2025 pukul 19:00 WIB untuk mengetahui siapa yang akan melanjutkan perjalanan dan siapa yang harus mengakhiri kompetisi. Sambil menunggu, yuk saksikan rekap episode sebelumnya dan teaser episode 3 di YouTube Shopee Indonesia.
Dapatkan juga kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program ‘Kuis Jagoan UMKM’ setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23:59 WIB.
Penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui ‘Voting Partisipan Favorit’ pada landing page https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
