Pertagas Salurkan Gas 290 ribu MMSCF & Minyak 31 Juta Barel per Semester I 2025
28 September 2025 11:53 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Pertagas Salurkan Gas 290 ribu MMSCF & Minyak 31 Juta Barel per Semester I 2025
Pertagas salurkan 290 ribu MMSCF gas per semester I 2025, sementara minyak 31 juta barel. kumparanBISNIS

Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo mengatakan peningkatan transportasi ditopang oleh optimalisasi serapan dari sektor industri di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan. Sementara kenaikan transportasi minyak didorong oleh tambahan pasokan dari sumur hulu.
βSepanjang semester pertama 2025, transportasi gas mencapai kurang lebih 290 ribu MMSCF yang didorong optimalisasi serapan dari aktivitas industri di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan. Pertagas juga berhasil menyalurkan volume transportasi minyak kurang lebih 31 juta BBL, sejalan dengan tambahan pasokan dari sumur hulu,β kata Agung dalam keterangannya, Minggu (28/9).
Lebih lanjut dia menjelaskan Salah satu penopang kinerja tersebut adalah Pipa Minyak Rokan sepanjang 343 kilometer yang beroperasi sejak 2022. Infrastruktur ini menjadi jalur utama penyaluran minyak dari Blok Rokan. Blok ini merupakan salah satu penghasil minyak terbesar di Indonesia, sekaligus memberi dampak ekonomi lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga program CSR untuk masyarakat.
Direktur Komersial Pertagas, Ryrien Marisa, menambahkan jaringan infrastruktur perusahaan kini menjadi tulang punggung distribusi energi nasional.
βSaat ini Pertagas memiliki 71 pelanggan industri, mulai dari kelistrikan, pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, hingga jaringan gas kota (city gas), lebih dari 17 ribu UMKM, serta 270 ribu rumah tangga di seluruh Indonesia,β ungkap Ryrien.
Selain jaringan pipa transmisi utama, Pertagas juga mengandalkan sinergi anak perusahaan dan joint venture. Pada paruh pertama tahun ini, Perta Samtan Gas memproduksi sekitar 62 ribu ton LPG melalui optimalisasi fasilitas pengolahan. Sementara itu, Perta Arun Gas merealisasikan regasifikasi LNG sebesar 26 ribu BBTU untuk mendukung kebutuhan energi sektor kelistrikan dan pupuk di Sumatera.
Saat ini Pertagas mengoperasikan 2.713 km pipa transmisi gas bumi dan 605 km pipa transmisi minyak bumi yang terkoneksi dengan jaringan Subholding Gas Pertamina.
