Pertamina Cari Penyebab Kualitas Pertalite di Jatim Turun, Bakal Tindak Pelaku

1 November 2025 13:43 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertamina Cari Penyebab Kualitas Pertalite di Jatim Turun, Bakal Tindak Pelaku
Pertamina siap menindak tegas pelaku yang menyebabkan kualitas Pertalite di Jatim menurun.
kumparanBISNIS
Konferensi pers sinergi penanganan keluhan konsumen SPBU di Jawa Timur di SPBU Jalan Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers sinergi penanganan keluhan konsumen SPBU di Jawa Timur di SPBU Jalan Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
PT Pertamina Patra Niaga memastikan akan mencari penyebab kualitas BBM jenis Pertalite di wilayah Jawa Timur (Jatim) yang menurun. Perusahaan juga akan menindak segala pelanggaran yang terbukti di lapangan.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan perusahaan mengapresiasi masyarakat dan pemangku kepentingan lain yang memberikan perhatian terkait kualitas Pertalite, khususnya di Jatim.
"Khususnya terkait isu kualitas Pertalite tercampur air di Surabaya sekitarnya dan umumnya di Provinsi Jawa Timur, kami dari Pertamina Patra Niaga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan atensi atas isu produk ini," kata Ega kepada wartawan di Surabaya, dikutip pada Sabtu (1/11).
Ega menegaskan perusahaan berkomitmen mengusut tuntas terkait isu kontaminasi air di dalam BBM Pertalite yang menyebabkan beberapa kendaraan di Jatim 'berebet', bahkan mogok. Ia berharap tidak ada banyak kerugian yang ditimbulkan dari fenomena tersebut.
Pertamina juga sudah membuka posko pengaduan untuk menangani keluhan dan mencarikan solusi kepada konsumen yang memang sudah membeli BBM di SPBU Pertamina.
"Terkait isu kontaminasi air di BBM Pertalite yang disalurkan di SPBU, kami dari Pertamina Patra Niaga tentunya all out dan memberikan atensi serius," tegas Ega.
Sejumlah pengendara sepeda motor antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU Pertamina di Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). Foto: Dok. kumparan
Pertamina bersama Lemigas Kementerian ESDM sudah melakukan identifikasi kualitas BBM yang disalurkan di sekitar 300 SPBU Pertamina di wilayah Pantura Jawa Timur, meliputi Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang.
"Selain pertamina bersama Lemigas, kami juga terbuka, dan saya yakin dari pihak aparat kepolisian juga melakukan hal yang sama. Dan kami terus berkoordinasi untuk mencari dan mengetahui sebetulnya apa yang sebenarnya sedang terjadi," jelas Ega.
Di sisi lain, Ega menegaskan bahwa Pertamina memiliki dan selalu berpatokan pada Standar Operasional (SOP) dan prosedur untuk memastikan agar BBM itu kualitasnya baik, tidak tercampur air, dan tidak menimbulkan kerugian buat masyarakat.
"Oleh karena itu, kami dari PT Pertamina Patra Niaga akan bersikap tegas kepada siapa pun pihak, baik internal maupun eksternal perusahaan ya, melakukan hal-hal yang dapat merugikan image perusahaan," tegasnya.
Ega memastikan perusahaan menghormati hak kebebasan berpikir dan berpendapat milik publik. Namun berbeda halnya jika terdapat pihak, baik itu internal maupun eksternal, yang sengaja merusak mutu BBM untuk menciptakan citra yang buruk bagi Pertamina.
"Kalau ada pihak-pihak yang dengan sengaja merusak mutu untuk membuat image Pertamina jelek, kami akan tindak dengan tegas. SPBU secara SOP telah disiapkan prosedur untuk memastikan BBM yang dijual tidak terkontaminasi air dan menjadi bagian daripada jaminan mutu," tutur Ega.
Trending Now