Pertamina Siap Ganti Rugi ke Warga Jatim yang Motornya Brebet karena Pertalite

1 November 2025 15:56 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertamina Siap Ganti Rugi ke Warga Jatim yang Motornya Brebet karena Pertalite
Pertamina memberikan syarat bagi warga yang minta ganti rugi harus menunjukkan tanda bukti beli Pertalite di SPBU Pertamina.
kumparanBISNIS
Operator SPBU melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen di salah satu SPBU Pertamina di Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Operator SPBU melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen di salah satu SPBU Pertamina di Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). Foto: Dok. kumparan
PT Pertamina Patra Niaga memastikan siap ganti rugi kepada konsumen di wilayah Jawa Timur (Jatim) yang membeli BBM Pertalite dan mengalami kondisi motor 'brebet' atau hingga mogok.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan perusahaan akan mengganti rugi jika konsumen melalui mekanisme yang sesuai persyaratan, salah satunya ada bukti pembelian BBM di SPBU Pertamina.
"Yang penting ada struknya pembelian di SPBU gitu. Itu kasih saja," kata Ega kepada wartawan di Surabaya, dikutip pada Sabtu (1/11).
Ega mengungkapkan bukti pembelian itu diperlukan karena banyak warung-warung yang menjajakan Pertalite dalam botol. Ia menegaskan Pertamina hanya akan mengeklaim bukti dari pembelian langsung di SPBU Pertamina.
Nantinya, bukti pembelian BBM tersebut harus diserahkan konsumen kepada posko pengaduan, baik itu lewat daring melalui media sosial, call center, email, maupun posko fisik.
"BBM ini di pasaran banyak, yang mohon maaf ada yang botolan, jangan sampai beli di botolan terus nanti klaimnya ke Pertamina. Jadi, kita meminta di posko-posko itu nanti ada formulir diisi dan diberikan ke Pertamina," jelas Ega.
Ega menegaskan Pertamina berkomitmen mengusut dugaan campuran air dalam BBM Pertalite, salah satunya membuka 15 posko pengaduan fisik, konsumen juga bisa memberikan laporan melalui call center 135 hingga media sosial.
"Bentuk daripada atensi dan program loyalty kami, kami juga ingin mencarikan solusi kepada masyarakat, karena ada posko saat ini kami membuka aduan itu di semua kanal baik medsos, contact center, maupun offline," ujar Ega.
Konferensi pers sinergi penanganan keluhan konsumen SPBU di Jawa Timur di SPBU Jalan Jemursari, Surabaya, Jumat (31/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Ega mencatat sudah ada 290 aduan konsumen yang masuk terkait kualitas BBM, sebanyak 99 persen berasal dari kendaraan roda dua. Dia menyebut hampir separuhnya atau 50 persen sudah tertangani.
"Dari total semua kanal itu yang masuk ada 290, boleh dibilang 99 persen roda dua. Nah, itu sudah tertangani kurang lebih hampir separuhnya, yang kita dapat verifikasinya," ungkapnya.
Dia menyebutkan, proses verifikasi perlu dilakukan Pertamina terkait lokasi pembelian BBM oleh konsumen yang melakukan pengaduan. Perusahaan masih akan terus membuka posko pengaduan.
"Kita harus pastikan bahwa mereka memang melakukan pembelian, kapan, di mana, dan kami masih terus buka pos ini dalam bentuk untuk menangani solusi masyarakat ini," tegas Ega.
Sejauh ini, Pertamina Patra Niaga bersama Lemigas dan Kementerian ESDM sudah menyisir sekitar 300 SPBU di wilayah Pantura Jawa Timur, mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, hingga Bojonegoro dan Malang, untuk mengusut dugaan BBM Pertalite dicampur air.
Trending Now