PLTP Lumut Balai Unit II Bakal Beroperasi Mulai Juni 2025

22 Mei 2025 12:41 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PLTP Lumut Balai Unit II Bakal Beroperasi Mulai Juni 2025
PLTP dengan kapasitas 55 Megawatt (MW) tersebut direncanakan akan Commissioning on Date (COD) pada tahun ini.
kumparanBISNIS
Manager Corporate Communication PGE, Muhammad Taufik. Foto: Argya Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Manager Corporate Communication PGE, Muhammad Taufik. Foto: Argya Maheswara/kumparan
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mengungkap progres rencana operasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit II, Sumatera Selatan.
PLTP dengan kapasitas 55 Megawatt (MW) tersebut direncanakan akan Commissioning on Date (COD) pada tahun ini.
Manager Corporate Communication PGE, Muhammad Taufik menjelaskan operssional PLTP tersebut akan dimulai akhir bulan Juni 2025.
β€œYang saat ini tahun ini insya Allah akan COD. Di antaranya itu mudah-mudahan Lumut Balai Unit II yang kita targetkan akan beroperasi di tahun ini. Mudahan-mudahan di akhir bulan Juni ini, COD-nya,” kata Taufik usai Media Gathering Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition 2025 di Habitat, Jakarta Selatan pada Kamis (22/5).
Menurutnya dimulainya operasional PLTP Lumut Balai Unit II merupakan salah satu cara menggenjot pemanfaatan potensi geothermal yang masih cukup kecil di 12 persen. PGE juga disebut siap untuk turut meningkatkan pemanfaatan potensi geothermal yang ada.
β€œJadi seharusnya kalau selama itu diakomodir di RUPTL, tentunya kan pemanfaatan ini kan diatur oleh distribusinya oleh PLN. Jadi kami rasa itu sudah diakomodir dan sudah siap tentunya,” ujarnya.
Sebelumnya, PGE juga sedang memproses akuisisi Olkaria, salah satu Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Kenya, Afrika. Ke depan, PGE akan terus mengeksplorasi potensi geothermal di luar negeri.
β€œMasih belum (ada proyek baru), masih penjajakan,” kata Taufik.
Suasana pengelolaan panas bumi nasional oleh PT Pertamina Geothermal Energy. Foto: Dok. Pertamina
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) Julfi Hadi mengungkap Indonesia masih memerlukan penambahan kapasitas produksi listrik dari geothermal sebesar 1.100 megawatt (MW) untuk menjadi yang terbesar di dunia.
β€œTargetnya jelas the biggest geothermal produser di dunia, sekarang Amerika 3,8 GW (Gigawatt), kalau kita kita perlu 1.100 MW lagi,” kata Julf.
Saat ini kapasitas produksi listrik dari geothermal lewat Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Indonesia baru 2,68 GW di akhir 2024. Dengan jumlah ini Indonesia saat ini berada di posisi kedua di dunia setelah AS.
Trending Now