PLTS Masuk Keramba, Nelayan Danau Ranu Tak Lagi Bergantung pada Genset

26 Juli 2025 11:09 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PLTS Masuk Keramba, Nelayan Danau Ranu Tak Lagi Bergantung pada Genset
PLTS ini dibangun Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati PLN IP di Pasuruan. Kapasitas 2.000 Wp.
kumparanBISNIS
PLTS untuk Aerator Keramba Nelayan Danau Ranu Desa Ranuklindungan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Foto: PLN IP
zoom-in-whitePerbesar
PLTS untuk Aerator Keramba Nelayan Danau Ranu Desa Ranuklindungan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Foto: PLN IP
Keramba ikan milik nelayan di Danau Ranu, Desa Ranuklindungan, Kabupaten Pasuruan, kini tak lagi bergantung pada genset berbahan bakar minyak. Mereka telah beralih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2.000 watt peak (Wp) untuk mengoperasikan aerator, alat penting yang menjaga kadar oksigen dalam air agar ikan tumbuh optimal.
Pemasangan PLTS ini menjadi bagian dari dorongan elektrifikasi berbasis energi bersih yang menyentuh sektor produktif masyarakat, khususnya perikanan skala kecil. Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan energi surya juga membantu nelayan menghemat biaya operasional dan mendukung praktik budidaya ikan yang lebih berkelanjutan.
Direktur Utama PLN Indonesia Power (PLN IP), Bernadus Sudarmanta, menyebut inisiatif ini merupakan wujud keadilan energi yang menyentuh langsung kehidupan pelaku usaha kecil. β€œTransisi energi tidak hanya soal teknologi, tapi juga soal keberpihakan. Energi bersih harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan, termasuk nelayan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (26/7).
Inisiatif ini dijalankan oleh Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati PLN IP sebagai kontribusi nyata terhadap masyarakat pesisir. Senior Manajer UBP Grati, Erwin Andy Herlambang, menjelaskan bahwa sinergi dengan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong produktivitas tanpa memperburuk jejak karbon.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat transisi energi nasional serta menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor kelistrikan dan ekonomi lokal. Program ini membuktikan elektrifikasi energi terbarukan bisa masuk hingga ke pelosok dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Trending Now