Populer: Hati-hati Iklan Loker Palsu; Dua Negara Afrika Lirik Pertanian RI
24 November 2025 5:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Populer: Hati-hati Iklan Loker Palsu; Dua Negara Afrika Lirik Pertanian RI
Indonesia jadi sasaran utama penipuan loker di Asia Pasifik. Di sisi lain, dua negara di Afrika tertarik belajar pertanian di Indonesia.kumparanBISNIS

Indonesia disebut sebagai sasaran utama penipuan lowongan kerja (loker) di kawasan Asia Pasifik. Kabar ini menjadi salah satu berita paling banyak dibaca sepanjang Minggu (23/11).
Ada juga kabar tentang Angola dan Ethiopia menjadi dua negara menjadi dua negara dari benua Afrika yang berminat untuk mendalami kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Berikut rangkuman berita populer di kumparanBisnis:
Banyak Penipuan Loker di Dalam Negeri
Berdasarkan temuan dari SEEK, induk dari Jobstreet, yang mencatat bahwa 38 persen penipuan lowongan kerja di Asia Pasifik menyasar Indonesia. Hal ini menjadikannya yang terbesar, adapun Filipina menyusul dengan persentase 20 persen.
Sementara untuk kawasan Asia, Indonesia menjadi target penipuan lowongan kerja yang menyumbang 62 persen kasus.
βIndonesia sebagai salah satu sasaran penipuan lowongan pekerjaan ini sangat mengkhawatirkan dan mengkonfirmasi urgensi yang tinggi. Kita tidak lagi hanya berbicara soal kerugian finansial, tetapi juga risiko keamanan serius di mana job scam telah berevolusi menjadi pintu masuk kejahatan terorganisir seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang yang menyasar warga Indonesia,β kata Operations Director Indonesia, Jobstreet by SEEK, Willem Najoan dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (23/11).
Selain itu, SEEK juga menemukan pola unik di mana pelaku penipuan menunjukkan strategi penargetan yang canggih dan berbeda-beda antara Australia dan Selandia Baru dengan enam negara Asia lain yakni Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Temuan ini didapatkan dari periode Juli 2024-Juni 2025.
Adapun per Oktober 2025, SEEK mencatat 5 kategori iklan lowongan kerja teratas yang menjadi target penipu di Indonesia. Pada posisi pertama terdapat Administration & Office Support, dengan total pekerjaan yang terdeteksi penipuan sebesar 29,36 persen.
Kategori itu disusul oleh Manufacturing, Transport & Logistics sebesar 21,06 persen, Retail & Consumer Products sebesar 12,23 persen, Trades & Services sebesar 7,98 persen dan Hospitality & Tourism sebesar 5,74 persen.
SEEK juga menemukan dalam kategori pekerjaan di bidang Administration & Office Support, peran yang paling banyak terdapat penipuan lowongan adalah untuk peran pekerjaan seperti admin toko online, admin e-commerce, dan data entry.
Sementara itu untuk kategori Manufacturing, Transport & Logistics, penipuan iklan lowongan kerja menargetkan posisi operasional gudang seperti staf gudang.
Dua Negara Afrika Lirik Pertanian RI
Pemerintah Indonesia sudah melakukan pertemuan bilateral dengan Angola dan Ethiopia pada sela-sela agenda KTT G20 di Afrika Selatan. Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir juga menuturkan kedua negara tersebut ingin belajar pertanian dari Indonesia.
βMereka justru untuk mendorong kerja sama di bidang seperti pertanian, agriculture. Seperti dengan Angola mereka ingin belajar sektor pertanian seperti kopi, kakao,β kata Arrmanatha dalam Konferensi Pers Hasil KTT G20 Afrika Selatan 2025 secara daring, Minggu (23/11) dini hari waktu Jakarta.
βItu yang paling menarik, dan tadi juga selain Angola juga ada Ethiopia yang ingin menginginkan hal yang serupa,β lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menuturkan nantinya hal ini akan diteruskan kepada menteri teknis terkait untuk langkah pendalaman kerja sama. Selain itu, Airlangga juga menuturkan bahwa kedua negara tersebut juga ingin melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
βTadi kami sampaikan bahwa nanti Menteri terkait kami akan sampaikan kepada Bapak Presiden untuk bisa berkunjung lebih dulu agar bisa memperdalam keinginan kerja sama berbagai negara,β ujarnya.
Adapun untuk Ethiopia, Airlangga menjelaskan sebenarnya sudah ada investor asal Indonesia yang sudah masuk ke negara tersebut.
βLima sampai enam perusahaan (Indonesia) dan tentunya mereka juga membutuhkan support dari Indonesia terutama untuk di sektor agrikultur dan juga sektor-sektor yang mereka sangat butuhkan yaitu derivatif daripada kelapa sawit,β kata Airlangga.
