Prabowo: Ekonomi Kita Penuh dengan Anomali, Penganut Serakahnomics Bandel-bandel
24 Juli 2025 13:31 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
Prabowo: Ekonomi Kita Penuh dengan Anomali, Penganut Serakahnomics Bandel-bandel
Presiden Prabowo bicara soal kasus kelangkaan minyak hingga permainan beras dilakukan oleh penganut serakahnomics.kumparanBISNIS

Presiden Prabowo menyebut ada banyak masalah dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Ia kembali menyinggung soal serakahnomics.
Istilah itu ia sematkan pada kasus-kasus yang terjadi di sektor pangan. Prabowo menyinggung soal masalah kelangkaan minyak goreng, lalu kasus beras yang baru-baru ini terjadi.
"Bagaimana Indonesia produsen minyak goreng produsen kelapa sawit terbesar di dunia, terbesar di dunia kok bisa minyak goreng hilang, langka," ujar Prabowo dalam acara Harlah ke-27 Partai PKB, Rabu malam (23/7).
"Ini adalah menurut saya kurang ajar, sampai saya merasa perlu ada istilah baru. Ini bukan mazhab neolib atau pasar bebas, atau kapital, ini mazhab serakahnomics, serakahnomics. Tolong kawan-kawan kita yang di universitas-universitas itu, yang pintar-pintar, tolong buka bidang studi serakahnomics," lanjutnya.
Prabowo menegaskan orang-orang yang mempermainkan produksi pangan, termasuk pada kasus beras, mesti dipidana. Ia menyebut para pelaku sama saja merampok hajat hidup orang banyak.
"Saudara-saudara sekalian perkembangan ekonomi kita penuh dengan anomali-anomali. Pasti di antara kalian ngomongnya nggak mudeng, ini opo anomali-anomali. Nyuri gitu loh, garong kalian ngerti kan, ngerampok, sorry ye," ujarnya.
"Karena mereka-mereka penganut mazhab serakahnomics ini bandel bandel. Ini nggak bener, ini pidana yang saya katakan kurang ajar itu, serakah," sambung Prabowo.
