Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru
4 November 2025 12:09 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru
Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Tanah Abang di Jakarta Pusat, Selasa (4/11).kumparanBISNIS

Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Tanah Abang di Jakarta Pusat, Selasa (4/11). Stasiun ini diberi nama 'Stasiun Tanah Abang Baru
Pantauan di lokasi, nampak Prabowo tiba pada pukul 11.20 WIB. Terlihat ia keluar dari KRL mengenakan pakain safari berwarna krem. Tampak Prabowo didampingi oleh Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala Bakom RI Angga Raka Prabowo, Menhub Duddy Purwagandhi, dan Dirut KAI Bobby Rasyidin
Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan bahwa kereta api dan sistem transportasi lain adalah bagian dari kehidupan masyarakat modern yang sangat vital.
"Kereta api Indonesia dengan semua sistemnya dilaporkan kepada saya mengangkut penumpang 1 tahun 486 juta, 486 juta penumpang naik sistem kereta api kita," kata Prabowo.
Prabowo menuturkan, kereta api pada masa pemerintahannya akan menjadi fokus. Meskipun di tahun awal pemerintahannya fokus terhadap keamanan pangan.
"Dan memang sistem kereta api kita ini akan menjadi fokus perhatian dari program pemerintah yang saya Pimpin," ujarnya.
Setelah menyampaikan pidatonya, Prabowo bersama pejabat yang hadir pun memencet tombol tanda peresmian stasiun baru.
Adapun proyek revitalisasi Stasiun Tanah Abang ini bertujuan mentransformasi stasiun tersebut menjadi pusat integrasi transportasi modern yang mampu melayani hingga 300.000 penumpang per har
Proyek senilai lebih dari Rp309 miliar ini mencakup pembangunan gedung stasiun baru dengan luas bangunan 18.150 m2, revitalisasi jalur eksisting sepanjang 1.489 meter single track, serta penambahan dan pengembangan berbagai fasilitas penunjang.
Transformasi Stasiun Tanah Abang meliputi perluasan jalur dan peron. Jumlah jalur rel aktif bertambah dari empat menjadi enam.
Selain itu, jumlah peron bertambah dari dua menjadi empat peron, sehingga dapat meningkatkan kapasitas layanan penumpang yang sebelumnya hanya dapat menampung sejumlah 150.000 orang menjadi 300.000 orang per hari.
