Profil Agrinas Pangan: BUMN yang Urus 425 Ribu Ha Sawah, Dirutnya Kini Mundur
12 Agustus 2025 6:55 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Profil Agrinas Pangan: BUMN yang Urus 425 Ribu Ha Sawah, Dirutnya Kini Mundur
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.kumparanBISNIS

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Padahal, posisi Dirut dari perusahaan pelat merah yang mengurusi 425.000 hektare lahan pertanian produktif itu, baru ia emban selama enam bulan terakhir.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan Danantara menghormati keputusan Joao.
โDanantara Indonesia menghormati keputusan pribadi Bapak Joao Angelo De Sousa Mota untuk mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara,โ ujar Rosan dalam keterangan resmi, Senin (11/8).
Rosan menilai, langkah yang diambil Joao merupakan keputusan profesional. Ia memastikan proses pengunduran diri ini akan dijalankan sesuai ketentuan dan tata kelola perusahaan yang berlaku.
Menurut Rosan, setiap keputusan diambil dengan prinsip kehati-hatian demi mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
โSebagai pengelola investasi strategis, Danantara Indonesia berkomitmen pada transparansi, akuntabilitas, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh entitas usaha,โ tutupnya.
Rosan juga memastikan memastikan layanan PT Agrinas Pangan Nusantara akan tetap berjalan setelah keputusan pengunduran diri Joao Angelo. Menurut dia, proses transisi kepemimpinan akan dilakukan secara tertib, terukur, dan terencana untuk memastikan kelancaran program strategis Agrinas.
โSeluruh operasional PT Agrinas Pangan Nusantara tetap berjalan normal. Layanan kepada mitra dan pemangku kepentingan akan dilaksanakan seperti biasa,โ tuturnya.
Agrinas Pangan Urus 425 Ribu Hektare Lahan Pertanian
Agrinas Pangan Nusantara merupakan BUMN pangan yang diresmikan Menteri BUMN Erick Thohir pada 2025. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Yoda Karya (Persero) yang bergerak di bidang konsultasi engineering.
Pada Mei 2025 pada saat diluncurkan, PT Agrinas mendapat tugas baru untuk mendukung program food estate dengan total lahan produktif akan dikelola Agrinas mencapai 425.000 hektare.
Sebanyak 425.000 hektare tersebut terdiri dari program cetak sawah baru seluas 225.000 hektare di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan dan 200.000 hektare sawah baru hingga akhir tahun.
โBaru berdiri, baru melek, baru jalan, Agrinas Pangan sudah memiliki atau sudah mengelola di akhir tahun ini total 425.000 hektare sawah lahan produktif kita yang pengerjaannya tidak lagi dicangkul tapi menggunakan mekanisasi dengan alat yang besar,โ ujar Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono di Pos Bloc Jakarta, Rabu (14/5).
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri (Wamen) BUMN Kartika Wirjoatmodjo (Tiko) menyampaikan Danantara Indonesia akan memberikan penyertaan modal kepada Agrinas. Tujuannya untuk membiayai program yang membantu swasembada pangan.
"Kita berharap bahwa bisnis plan ataupun corporate plan jangka panjang yang jelas, bahkan bisa segera disampaikan untuk [dibahas] bersama-sama dengan Danantara dan segera memberikan penyertaan modal," kata Tiko.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan juga telah merencanakan penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 8 triliun kepada tiga entitas baru di bawah nama Agrinas. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa anggaran tersebut sudah termasuk dalam APBN 2025.
"Proses sekarang Agrinas oleh Kementerian BUMN akan membentuk, menyampaikan ke DPR untuk kemudian diproses PMN-nya," jelas Sri Mulyani.
