Profil Komisaris BSI yang Baru, dari Petinggi PP Muhammadiyah hingga GP Ansor
16 Mei 2025 19:57 WIB
ยท
waktu baca 2 menitDiperbarui 2 Juni 2025 13:11 WIB

Profil Komisaris BSI yang Baru, dari Petinggi PP Muhammadiyah hingga GP Ansor
Dari delapan Komisaris BSI, tujuh di antaranya orang baru. Mereka berasal dari berbagai latar belakang ormas agama. kumparanBISNIS

Pemegang saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI merombak jajaran komisaris. Formasi baru ini terdiri dari beberapa ormas keagamaan mulai dari Muhammadiyah, GP Ansor, hingga Persatuan Islam (Persis).
Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BSI yang digelar, Jumat (16/5). Perusahaan mengganti posisi Direktur Utama menjadi Anggoro Eko Cahyo dan Komisaris Utama menjadi Muhadjir Effendy.
Muhadjir menggantikan posisi Muliaman Hadad yang sudah menjabat sebagai Komut BSI sejak tahun 2023. Muhadjir saat ini merupakan Ketua PP Muhammadiyah membidangi Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal periode 2022-2027, pernah menjadi Menko PMK pada masa pemerintahan Presiden Jokowi.
Kemudian, Mochammad Agus Rofiuddin dan Kamaruddin Amin ditetapkan sebagai Komisaris. Keduanya merupakan pimpinan Badan Zakat Nasional (BAZNAS). Kamaruddin juga merupakan Sekjen Kementerian Agama.
Selanjutnya Nizar Ahmad Saputra sebagai Komisaris Independen. Nizar pernah menjadi relawan Jokowi yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi). Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum HIMA Persatuan Islam (Persis).
Lalu Muhammad Syafii Antonio ditunjuk menjadi Komisaris Independen, merupakan akademisi dan tokoh ahli perbankan syariah. Terakhir, Addin Jauharuddin sebagai Komisaris Independen, merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) 2024-2029.
Adapun satu-satunya Dewan Komisaris BSI yang tidak bergeser posisi saat RUPST 2024 adalah Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independen. Dia merupakan kader Partai Gerindra.
