Program Magang Gelombang II Dibuka November 2025, Sasar 80.000 Peserta

17 Oktober 2025 18:10 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Program Magang Gelombang II Dibuka November 2025, Sasar 80.000 Peserta
Pemerintah akan membuka Program Magang gelombang II bulan depan.
kumparanBISNIS
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama beberapa Menteri Kabinet Merah Putih mengumumkan stimulus ekonomi di depan Kantor Pos Indonesia Cikini, Jakarta pada Jumat (17/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama beberapa Menteri Kabinet Merah Putih mengumumkan stimulus ekonomi di depan Kantor Pos Indonesia Cikini, Jakarta pada Jumat (17/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Program Magang pemerintah untuk lulusan perguruan tinggi gelombang kedua akan dibuka pada November 2025. Pada tahap tersebut, pemerintah akan menerima 80.000 peserta.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan pada gelombang pertama hanya 20.000 peserta yang diterima di program tersebut.
"Kemudian bulan depan akan dibuka kembali dan ditingkatkan menjadi 80.000 peserta magang dan seluruh peserta magang diberikan uang saku per bulan yang besarannya sama dengan uang saku daerah kabupaten dan kota," kata Airlangga di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (17/10).
Selain itu, Airlangga mengatakan benefit lainnya adalah Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Kematian (JKM) yang dibayarkan oleh pemerintah tanpa memotong uang saku yang diberikan.
Airlangga menjelaskan sejauh ini sudah ada 1.666 perusahaan yang terlibat di Program Magang. Pada gelombang I lowongan pekerjaan yang ditawarkan mencapai 26.181 dengan jumlah pelamar 156.159 orang.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada para kepala daerah agar semakin banyak perusahaan berpartisipasi dalam Program Magang yang diluncurkan pemerintah.
"Pada batch kedua kita akan memperluas perusahaan yang boleh ikut berpartisipasi ke kementerian, lembaga, dan badan baik dari pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah," kata Yassierli saat konferensi pers, Senin (13/10).
Pemerintah berharap program ini dapat diikuti secara merata di seluruh daerah di Indonesia, dan tidak hanya untuk lulusan sarjana.
"Kami ingin sesuai dengan arah Pak Presiden memberikan kesempatan yang seluas-luasnya dan kesempatan magang ini terdistribusi di semua provinsi, jadi tidak hanya untuk sarjana tapi juga untuk diploma," tutur Yassierli.
Trending Now