Purbaya Usul ke Prabowo Tak Ada Wamenkeu Baru Pengganti Anggito

29 September 2025 11:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Purbaya Usul ke Prabowo Tak Ada Wamenkeu Baru Pengganti Anggito
"Saya aja yang megang dua-duanya, pajak sama bea cukai. Biar kita beresin langsung cepat," kata Purbaya.
kumparanBISNIS
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Wamen Keuangan Suahasil Nazara, Wamen Keuangan Thomas Djiwandono, dan Wamen Keuangan Anggito Abimanyu foto bersama sebelum konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin (22/9/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Wamen Keuangan Suahasil Nazara, Wamen Keuangan Thomas Djiwandono, dan Wamen Keuangan Anggito Abimanyu foto bersama sebelum konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin (22/9/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa hingga saat ini belum membahas mengenai pengganti Anggito Abimanyu sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Purbaya mengatakan akan mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar tak ada Wamenkeu pengganti Anggito.
Anggoto resmi meninggalkan posisi Wamenkeu karena terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dia sebelumnya menjabat Wamenkeu untuk fokus pada penerimaan negara, yakni pajak, bea cukai, hingga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
"Tapi kan kalau sekarang Pak Anggito pergi kan, mungkin Wamenkeu baru nggak ada kali ya? Saya akan ngusulin, saya aja yang megang dua-duanya, pajak sama bea cukai," ujar Purbaya saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/9).
"Biar kita bisa beresin langsung cepat, gitu. Baru mau ngusulin ya," tambahnya.
Saat ini Purbaya dibantu oleh dua orang Wamenkeu, yang masing-masing memilik tugas mengelola fiskal negara, yakni Suahasil Nazara yang fokus mengurus belanja negara dan Thomas Djiwandono yang mengurus pembiayaan APBN.
Anggito sebelumnya menjabat Wamenkeu untuk fokus pada tugas penerimaan negara, yakni pajak, bea cukai, hingga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Purbaya juga memastikan hingga saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai rencana pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN).
"Sampai sekarang saya belum ada diskusi dan saya nggak tau seperti apa," jelasnya.
Trending Now