Rosan Mau Dekati BlackRock untuk Investasi di Indonesia
2 Januari 2025 17:44 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Rosan Mau Dekati BlackRock untuk Investasi di Indonesia
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyebut Indonesia belum banyak menarik lembaga firma investasi untuk menanamkan modalnya di dalam negeri.kumparanBISNIS

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyebut Indonesia belum banyak menarik lembaga firma investasi untuk menanamkan modalnya di dalam negeri.
Menurutnya, selama ini mayoritas investor yang menanam modal di Tanah Air berasal dari sektor industri. Oleh karena itu, Rosan bilang kali ini pemerintah akan mencoba menarik lembaga manajemen investasi.
"Tapi kita belum menyentuh banyak investor itu yang investment management atau portofolio. Nah ini juga yang akan digarap karena contohnya seperti perusahaan investasi BlackRock," kata dia di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (2/1).
Dia mencontohkan salah satu perusahaan investasi seperti BlackRock. BlackRock, Inc. adalah manajer aset terbesar di dunia asal AS yang mengelola sekitar USD 11,5 triliun dalam aset.
Mantan Duta Besar AS ini menuturkan banyak perusahaan serupa yang dapat menjadi potensial investor bagi Indonesia.
"Sehingga kita punya investor tidak hanya yang dari memang dari ahli di industrinya tapi juga investor portofolio yang di mana tren di dunia kan investor portofolio juga sangat aktif melakukan investasi di banyak negara," tutur dia.
Dia menyampaikan akan terus berupaya menarik venture capital untuk memaksimalkan potensi investasi. Sebab, pada tahun 2025, Rosan menargetkan nilai investasi mencapai Rp 1.950 Triliun pada tahun 2025, dan Rp 2.200 Triliun untuk tahun 2026.
"Kita biarkan investasinya ini bisa lebih besar masuk ke Indonesia agar tidak hanya terpaku hanya dengan investor dari industri tetapi juga fund-fund management yang saat ini belum tergarap secara maksimal," cetus dia.
