Rosan Sebut 6 Proyek Hilirisasi Akan Dibangun Mulai Januari 2026

17 Desember 2025 20:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rosan Sebut 6 Proyek Hilirisasi Akan Dibangun Mulai Januari 2026
Rosan menyebut enam proyek hilirisasi akan mulai dibangun pada Januari 2026, seperti pembangunan SGAR, bioavtur refinery di Ciacap, hingga bioetanol di Banyuwangi.
kumparanBISNIS
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani memberikan keynote speech pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani memberikan keynote speech pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan
Pemerintah akan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking enam proyek hilirisasi pada awal Januari 2026. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyatakan rencana tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
โ€œInsyaallah, tadi saya juga lapor ke Pak Presiden bulannya tapi kita bikin di awal Januari kita groundbreaking di 5-6 (proyek hilirisasi),โ€ kata Rosan saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/12).
Ia menjelaskan, proyek-proyek tersebut antara lain mencakup pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) senilai USD 24 miliar, bioavtur refinery di Cilacap yang senilai USD 1,1 miliar, hingga bioetanol di Banyuwangi.
โ€œKemudian, ada proyek kelapa. Kemudian ada lagi mungkin yang kita sedang lihat yang ada di Malang, NTP, mengenai yang unggas,โ€ ucap Rosan.
Rosan pun memastikan, pelaksanaan groundbreaking dilakukan secara bertahap untuk proyek-proyek yang sudah siap dan ditargetkan akan dilakukan pada Januari. โ€œPokoknya yang siap akan bertahap gitu ya. Januari kita groundbreaking,โ€ lanjut Rosan.
Sebelumnya, Kepala Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Bahlil Lahadalia, menyerahkan dokumen pra-studi kelayakan (feasibility study/FS) 18 proyek hilirisasi kepada Danantara Indonesia, dengan total investasi USD 38,63 miliar atau sekitar Rp 618,3 triliun.
Penyerahan dokumen pra-FS proyek hilirisasi tersebut dilakukan Bahlil kepada CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani pada Selasa 22 Juli 2025, di kantor Kementerian ESDM. Bahlil mengatakan, berdasarkan hasil rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto, tim satgas melakukan kajian mendalam terhadap 18 proyek, kemudian akan dieksekusi di bawah naungan Danantara.
"Kami sudah ada sekitar 18 proyek yang sudah siap pra-FS-nya, dengan total investasi sebesar USD 38,63 miliar atau sekitar Rp 618,3 triliun. Ini di luar ekosistem baterai mobil," ungkapnya dalam sambutan, dikutip Rabu (17/12).
Secara rinci, 18 proyek hilirisasi tersebut meliputi 8 proyek hilirisasi di sektor mineral dan batu bara (minerba), 2 proyek transisi energi, 2 proyek ketahanan energi, 3 proyek hilirisasi pertanian, serta 3 proyek hilirisasi kelautan dan perikanan.
Bahlil juga menyebutkan, pendanaan 18 proyek hilirisasi yang ditargetkan bisa menyerap 276.636 orang itu bisa dipenuhi seluruhnya oleh badan pengelola investasi tersebut, maupun menggandeng kemitraan.
Trending Now