Transaksi Livin’ by Mandiri Tembus Rp 3.220 T per September 2025
8 Desember 2025 16:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
Transaksi Livin’ by Mandiri Tembus Rp 3.220 T per September 2025
Transaksi Livin’ by Mandiri tembus Rp 3.220 triliun per September 2025, didorong lonjakan pengguna, fitur QRIS, dan layanan pay later yang kian diminati.kumparanBISNIS

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri mencatat pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri mencapai 35,1 juta user dengan nilai transaksi mencapai Rp 3.220 triliun per September 2025.
Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri, Harry Sofri Putranda, mengatakan pengembangan Livin’ by Mandiri diarahkan untuk meningkatkan kemudahan transaksi masyarakat.
“Nasabah membutuhkan layanan yang cepat dan praktis. Untuk itu, Livin’ by Mandiri kami siapkan agar proses transaksi berjalan lebih sederhana dan langsung efektif,” ujar Harry dalam Media Gathering Bank Mandiri 2025 di Bandung, Senin (8/12).
Berdasarkan paparan Harry, angka 35 juta pengguna tersebut meningkat 10 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 27,6 juta pengguna.
Sementara pada tahun depan Bank Mandiri menargetkan pengguna aplikasi ini mencapai 40 juta. Kemudian dari sisi transaksi pada September 2025, QRIS di Livin’ by Mandiri menjadi andalan nasabah dengan angka 878 juta kali transaksi dengan nilai menembus Rp 123,5 triliun.
“Untuk itu, kami terus memastikan seluruh fitur bekerja stabil, terutama pada periode volume tinggi, agar kenyamanan pengguna tetap terjaga,” imbuh Harry.
Dari sisi kinerja, Bank Mandiri mencatat fee based income atau pendapatan berbasis komisi pada layanan digital Bank Mandiri telah mencapai Rp 5,48 triliun hingga September 2025 atau tumbuh 13,3 persen secara year on year (yoy).
Harry juga membeberkan saat ini sudah ada 250 ribu nasabah Livin’ by Mandiri yang menggunakan fitur pay later.
“Komitmen kami mendorong akselerasi digital akan terus kami jalankan. Setiap fitur dikembangkan agar manfaat serta nilai tambah yang diterima nasabah semakin nyata,” kata dia.
