Trump Tertarik Proyek Terowongan Rusia-AS, Zelensky Langsung Protes

20 Oktober 2025 5:55 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Trump Tertarik Proyek Terowongan Rusia-AS, Zelensky Langsung Protes
Putin dikabarkan jajaki kerja sama dengan Elon Musk untuk bangun terowongan Rusia–AS. Trump tertarik, tapi Zelensky langsung menyatakan penolakan.
kumparanBISNIS
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Gedung Putih, di tengah negosiasi untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina, di Washington, Selasa (19/8/2025). Foto: Kevin Lamarque/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Gedung Putih, di tengah negosiasi untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina, di Washington, Selasa (19/8/2025). Foto: Kevin Lamarque/REUTERS
Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan mengutus perwakilan khusus untuk berbicara dengan Elon Musk guna menjajaki kerja sama antara perusahaannya, Boring Co, dan Rusia dalam pembangunan terowongan yang akan menghubungkan Alaska dengan wilayah timur Rusia.
Biaya proyek ini diperkirakan mencapai USD 8 miliar atau sekitar Rp 132,7 triliun (kurs Rp 16.590 per USD).
Mengutip Bloomberg, proyek tersebut rencananya akan diberi nama Terowongan Putin–Trump. Gagasan ini disampaikan CEO Dana Investasi Pemerintah Rusia (Russian Sovereign Wealth Fund), Kirill Dmitriev, yang menargetkan proyek dapat rampung dalam delapan tahun.
“Terowongan dari Rusia ke Alaska, saya baru mendengar tentang itu. Itu ide yang menarik. Kita akan memikirkannya,” kata Trump dalam pertemuan di Gedung Putih dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Senin (20/10).
Menanggapi hal itu, Zelensky menyatakan ketidaksetujuannya. “Saya tidak senang dengan rencana itu,” katanya.
“Saya juga berpikir kau tidak akan setuju dengan rencana itu,” balas Trump.
Hingga kini, pihak Rusia maupun Boring Co belum menanggapi rencana tersebut. Sejauh ini, proyek publik yang pernah diselesaikan Boring Co hanyalah terowongan di Las Vegas yang menghubungkan pusat konferensi dengan sejumlah hotel.
Wacana pembangunan terowongan ini muncul setelah percakapan telepon antara Putin dan Trump pada Kamis (16/10), di mana keduanya membahas upaya mengakhiri konflik di Ukraina. Inisiatif ini juga dinilai sebagai bagian dari langkah Kirill Dmitriev untuk menarik perhatian Elon Musk dan Presiden AS agar lebih bersahabat terhadap Rusia.
Meski demikian, banyak pihak menilai proyek tersebut nyaris mustahil diwujudkan karena harus menembus kawasan terpencil dan ekstrem di timur Rusia.
“Pertanyaannya adalah, siapa yang akan menggunakannya? Wilayah itu sangat sulit dijangkau dan sebagian besar tidak berpenghuni. Wilayah tersebut juga tidak terhubung dengan baik ke bagian lain dari timur jauh Rusia,” kata Emily Ferris, peneliti senior di Royal United Services Institute (RUSI).
Trending Now