Upaya AHY Agar Bandara Kertajati Tak Sepi Lagi
27 Oktober 2025 8:21 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Upaya AHY Agar Bandara Kertajati Tak Sepi Lagi
Bandara Kertajati masih saja sepi. Berbagai upaya dilakukan agar fasilitas yang dibangun APBN ini tak mubazir. kumparanBISNIS

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sedang mengupayakan agar Bandara Kertajati tak sepi lagi. AHY menyebut bandara Kertajati harus terintegrasi dan tidak terisolir. Dia ingin ada konektivitas antar infrastruktur termasuk bandara dan dermaga sehingga jalan menuju dan keluar lokasi bisa hidup.
"Itu kan di kawasan Rebana, Majalengka, kemudian juga menuju ke Cirebon. Nah kalau kemudian terisolir, seperti terisolir, tidak nyambung satu sama lain dan tidak terintegrasi, maka sayang, itu perlu kita hubungkan dengan wilayah-wilayah lainnya," kata AHY.
Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah mengembangkan hub industri dirgantara. Hal ini juga membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak termasuk Garuda Maintenance Facility GMF.
AHY berkoordinasi dengan Kementerian Bappenas dan Kementerian Perhubungan dan lembaga lainnya guna merancang kerja sama di bidang Maintenance Repair Overhaul (MRO).
"Nah diawali dulu dengan helikopter misalnya, mudah-mudahan setelah itu fix wings. Dan kita melibatkan juga kementerian-kementerian lembaga lainnya. Ini contoh bahwa kalau ada kegiatan yang strategis, ini bisa membuka wilayah," lanjutnya.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI) Alvin Lie sempat menilai pengembangan bandara tersebut tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus ada dukungan promosi pariwisata dari pemda.
Untuk itu, APJAPI akan terus melakukan koordinasi dengan kementerian terkait agar ada penguatan ekosistem penerbangan di Jawa Barat.
βββBandara Kertajati itu hanya pintu gerbang. Mau sehebat apa pun bandara ini, kalau daerah sekitarnya tidak dipromosikan, siapa yang mau datang ke sini?β kata Alvin.
Senior Executive Vice President PT BIJB, Ronald H. Sinaga menyebut saat ini BIJB memang tengah mendorong pengembangan destinasi wisata di kawasan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan), sekaligus memperkuat infrastruktur pendukung.
Selain itu, Ronald juga menyoroti tentang perlu adanya dukungan regulasi pemerintah untuk menarik kembali maskapai dan meningkatkan jumlah penumpang. Salah satunya berkaitan dengan avtur.
βTantangan lainnya adalah harga avtur yang mahal dan dihitung dalam dolar. Ini cukup berat bagi maskapai,β ujarnya.
Saat ini, BIJB tetap berupaya memberikan insentif bagi maskapai penerbangan agar kembali beroperasi dari dan ke Bandara Kertajati. ββSalah satunya dengan tetap harus menjalankan operasional yang sesuai meski tak ada penerbangan.
Dari sisi bisnis, pembangunan fasilitas MRO untuk helikopter dan pesawat sayap tetap sedang berjalan. Proyek ini diharapkan bisa mendongkrak pendapatan bandara melalui penyewaan lahan dan jasa perawatan pesawat.
