Wakil Ketua Komisi VI DPR Bocorkan Dirut ID FOOD Bakal Diganti

18 Maret 2025 12:26 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Komisi VI DPR Bocorkan Dirut ID FOOD Bakal Diganti
Dirut ID FOOD Sis Apik Wijayanto semula bakal RDP dengan Komisi VI DPR, Selasa (18/3). Namun, rapat itu batal.
kumparanBISNIS
Direktur Utama ID Food Sis Apik Wijayanto di Graha Mandiri, Jakarta Pusat pada Rabu (5/1/2025). Foto: Argya Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama ID Food Sis Apik Wijayanto di Graha Mandiri, Jakarta Pusat pada Rabu (5/1/2025). Foto: Argya Maheswara/kumparan
Wakil Ketua Komisi VI DPR Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio membocorkan Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto bakal diganti.
Semula, Sis Apik bakal menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) ID FOOD dengan Komisi VI DPR, Selasa (18/3). Namun, rapat itu ditunda karena kabar ada pergantian jajaran direksi ID FOOD.
โ€œJadi karena ada pergantian Pak Dirut (Direktur Utama) mohon maaf tidak bisa Rapat Dengar Pendapat Komisi VI hari ini,โ€ kata Eko saat mengakhiri RDP ID Food dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat pada Selasa (18/3).
Pelawak yang terpilih menjadi anggota DPR terpilih periode 2024-2029 dari PAN Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio tiba di Gedung Nusantara untuk mengikuti pelantikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Eko menjelaskan nantinya Komisi VI akan kembali mengundang ID FOOD untuk RDP dengan Dirut yang baru.
โ€œKami akan mengundang kembali, mudah-mudahan sebelum lebaran, sebelum reses, tentu dengan adanya Pak Dirut yang baru,โ€ ujar Eko.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron berharap agar pergantian arah ID FOOD ini berdampak baik ke perusahaan.
โ€œMudah-mudah kalau memang ada pergantian direktur utama ID FOOD atau Direktur Utama RNI sebagai holding di bidang pangan mudah-mudah bisa menjadikan ID FOOD dan seluruh sub holding-nya bisa lebih baik dan tentu kontribusinya terhadap bangsa dan negara,โ€ tutur Herman.
Trending Now