Warren Buffet Bakal Mundur dari CEO Berkshire Usai 60 Tahun Menjabat

11 November 2025 17:47 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warren Buffet Bakal Mundur dari CEO Berkshire Usai 60 Tahun Menjabat
Warren Buffett pada hari Senin meyakinkan para pemegang saham Berkshire Hathaway agar tetap percaya saat ia bersiap untuk mundur sebagai CEO.
kumparanBISNIS
Warren Buffet. Foto: NICHOLAS ROBERTS / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warren Buffet. Foto: NICHOLAS ROBERTS / AFP
Warren Buffett pada hari Senin meyakinkan para pemegang saham Berkshire Hathaway agar tetap percaya saat ia bersiap untuk mundur sebagai CEO.
Konglomerat asal AS ini memberikan dukungan penuh kepada penerusnya, Greg Abel sebagai CEO Berkshire. Buffet berjanji tetap menjadi pemegang saham utama.
Mengutip Reuters, Dalam surat kepada pemegang saham Berkshire, yang kemungkinan menjadi surat terakhirnya sebelum ia mundur di akhir tahun, Buffett yang berusia 95 tahun mengatakan akan 'menjadi lebih tenang' seiring Abel mengambil alih komunikasi dengan para pemegang saham.
Buffett juga meremehkan penurunan harga saham Berkshire baru-baru ini, dengan mengatakan bahwa Abel 'lebih dari memenuhi' harapannya sejak pertama kali berpikir bahwa pria berusia 63 tahun itu layak menjadi CEO, dan hanya butuh waktu untuk mendapatkan kepercayaan investor.
“Saya tidak bisa memikirkan CEO, konsultan manajemen, akademisi, pejabat pemerintah, siapa pun yang lebih saya pilih daripada Greg untuk menangani tabungan Anda dan saya,” tulis Buffett seperti yang dilaporkan Reuters, (11/11).
“Dia adalah manajer hebat, pekerja keras, dan komunikator yang jujur. Semoga masa jabatan yang panjang," imbuh Buffet.
Abel akan mengambil alih penulisan surat tahunan untuk pemegang saham Berkshire dan memimpin pertemuan tahunan. Buffett, yang akan tetap menjadi ketua, berencana untuk terus berkomunikasi dengan pemegang saham di sekitar Hari Thanksgiving.
“Seperti yang dikatakan orang Inggris, saya ‘akan tenang’,” tulis Buffett.
Ia pun mengatakan, meski saat ini tubuhnya mulai bergerak lambat dan kesulitan dalam membaca ia tetap di kantor lima hari seminggu.
"Bekerja dengan orang-orang hebat,” katanya.
Warren Buffett Foto: Reuters/Lucas Jackson
Pimpin Perusahaan Sejak 1965
Buffett telah memimpin Berkshire sejak 1965, menjadikannya perusahaan tekstil gagal menjadi konglomerat senilai USD 1,07 triliun dengan hampir 200 bisnis.
Dalam suratnya, Buffett mengumumkan rencana mempercepat sumbangan amal kepada yayasan keluarga yang dipimpin oleh putrinya Susie (72), dan putra-putranya Howard (70) dan Peter (67).
Mengacu pada wakil lama Charlie Munger yang telah meninggal, Buffett juga mengatakan ingin mempertahankan sejumlah besar saham kelas A
“Sampai pemegang saham Berkshire merasa nyaman dengan Greg seperti Charlie dan saya nikmati lama," kata dia.
“Tingkat kepercayaan itu seharusnya tidak butuh lama,” tambah Buffett. “Anak-anak saya sudah 100 persen mendukung Greg, demikian juga para direktur Berkshire," imbuh dia.
Buffett menyumbangkan lebih dari USD 1,3 miliar saham Berkshire, setara 1.800 saham kelas A, pada hari Senin ke empat yayasan keluarga yang dipimpin anak-anaknya.
Sejak 2006, dia sudah menyumbangkan lebih dari separuh saham Berkshire miliknya, sebagian besar ke Gates Foundation, tetapi masih memiliki hampir 14 persen saham conglomerate yang berbasis di Omaha, Nebraska tersebut. Forbes memperkirakan kekayaan Buffett USD148,2 miliar.
Harga Saham Terkoreksi
Warren Buffett Foto: Reuters
Harga saham Berkshire turun 8 persen sejak awal Mei ketika Buffett secara tak terduga mengumumkan akan mundur, sementara indeks S&P 500 naik 20 persen.
Investor percaya ini telah mengikis banyak 'Buffett premium' yang terkandung dalam harga saham Berkshire karena kehadiran investor paling dihormati di dunia.
Dalam suratnya, Buffett mengatakan harga saham Berkshire akan bergerak 'semau-maunya', tapi
“Jangan putus asa, Amerika akan bangkit kembali dan begitu juga saham Berkshire," kata dia.
Meski begitu, katanya, bisnis-bisnis Berkshire secara kolektif memiliki prospek sedikit lebih baik dari rata-rata, dan investor tidak boleh berharap Berkshire akan mengalahkan pasar seperti ketika masih kecil.
Abel telah menjadi wakil ketua Berkshire yang mengawasi operasi non-asuransi sejak 2018, dan secara publik ditunjuk sebagai penerus Buffett pada 2021.
Ia mendapat banyak pujian dari para pemimpin bisnis Berkshire atas keahlian manajerialnya dan telah mengambil lebih banyak pekerjaan Buffett, termasuk alokasi modal. Buffett mengatakan Abel memahami banyak bisnis Berkshire “jauh lebih baik daripada saya.”
Sisa Kekayaan
Warren Buffet. Foto: JEWEL SAMAD / AFP
Setelah Buffett meninggal, anak-anaknya akan mengawasi sebuah trust amal yang akan memiliki hampir seluruh kekayaannya yang tersisa dan punya waktu sekitar satu dekade untuk menyalurkan dana tersebut.
Trustee pengganti telah ditunjuk jika mereka tidak dapat menjalankan tugas. Donasi ke Gates Foundation akan dihentikan.
Bisnis yang dimiliki Berkshire termasuk asuransi mobil Geico, perusahaan rel BNSF, sejumlah bisnis energi dan industri, serta merek retail terkenal seperti Dairy Queen, Fruit of the Loom, dan See’s Candies.
Konglomerat itu juga mencatat pada akhir September memiliki USD 283,2 miliar saham (termasuk Apple dan American Express), serta USD 381,7 miliar dalam bentuk kas.
Trending Now