Diklaim Tinggal 10 Tahun, Pemain Naturalisasi Malaysia Akui Asal Tanda Tangan

21 November 2025 16:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diklaim Tinggal 10 Tahun, Pemain Naturalisasi Malaysia Akui Asal Tanda Tangan
Mereka diperintahkan oleh seseorang yang tidak dikenal untuk menandatangani dokumen yang menyatakan telah tinggal di Malaysia selama 10 tahun.
kumparanBOLA
Pemain Malaysia, Hector Hevel (#13), rayakan gol bersama rekan satu timnya saat Kualifikasi Piala Asia kontra Nepal di Stadion Sultan Ibrahim di Johor Bahru pada 25 Maret 2025. Foto: Mohd Rasfan/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Malaysia, Hector Hevel (#13), rayakan gol bersama rekan satu timnya saat Kualifikasi Piala Asia kontra Nepal di Stadion Sultan Ibrahim di Johor Bahru pada 25 Maret 2025. Foto: Mohd Rasfan/AFP
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia ternyata banyak tidak teliti dalam proses penandatanganan dokumen. Menurut dokumen yang dirilis FIFA, mereka mengakui telah diperintahkan oleh seseorang yang tidak dikenal untuk menandatangani dokumen yang menyatakan bahwa mereka telah tinggal di Malaysia selama 10 tahun.
Dalam sidang baru-baru ini, semua pemain mengakui bahwa mereka tidak membaca dokumen permohonan yang diajukan kepada Pemerintah Malaysia, termasuk bagian yang berkaitan dengan pernyataan bahwa mereka telah tinggal selama 10 tahun di Malaysia.
Para kuasa hukum pemohon menjelaskan bahwa dokumen tersebut hanya berbahasa Malaysia dan kewarganegaraan Malaysia para pemain tidak diberikan karena alasan tempat tinggal. Hector Hevel menjadi pemain yang paling blak-blakan soal ini.
Ilustrasi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Foto: Shutterstock
Kepada FIFA, Hevel mengaku tidak pernah tinggal di Malaysia selama 10 tahun, meskipun telah menandatangani dokumen yang menyatakan sebaliknya. Ia menandatangani tanpa membaca, mengikuti instruksi dari orang yang tidak disebutkan namanya.
Hevel juga ditanya, apakah ia telah menghubungi agennya setelah mengetahui adanya penggunaan akta kelahiran palsu. Ia menjawab tidak, dan menjelaskan bahwa ia belum mengambil langkah apa pun untuk memeriksa perkembangan pengajuan kewarganegaraannya atau dokumen yang diserahkan. Ia memercayai agennya dan fokus pada komitmennya di dunia sepak bola.
Adapun Hevel dan 6 rekannya yakni Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, dan Jon Irazabal untuk sementara tidak bisa bermain karena skandal ini. Mereka mendapatkan sanksi larangan bermain dari FIFA selama 12 bulan akibat skandal pemalsuan dokumen ini.
Ketujuh pemain itu juga diperintahkan untuk membayar denda sebesar 2.000 franc Swiss kepada FIFA. Sementara, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) didenda sebesar 350.000 franc Swiss kepada FIFA.
Trending Now