Fans Klub Israel Dilarang Away ke Markas Aston Villa karena Alasan Keamanan

24 Oktober 2025 12:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fans Klub Israel Dilarang Away ke Markas Aston Villa karena Alasan Keamanan
pendukung Maccabi Tel Aviv, tidak akan diizinkan menghadiri pertandingan Liga Europa yang akan digelar pada 7 November mendatang di Villa Park, Birmingham. #kumparanSPORT
kumparanBOLA
Sejumlah pemain Aston Villa berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Liga Inggris musim 2025/2026 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Minggu (19/10/2025). Foto: David Klein/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pemain Aston Villa berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Liga Inggris musim 2025/2026 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Minggu (19/10/2025). Foto: David Klein/Reuters
Kelompok Penasihat Keamanan (SAG) telah memberi tahu pihak Aston Villa bahwa pendukung klub asal Israel, Maccabi Tel Aviv, tidak akan diizinkan menghadiri pertandingan Liga Europa yang akan digelar pada 7 November mendatang di Villa Park, Birmingham. Keputusan ini diambil karena adanya kekhawatiran serius terkait keamanan publik dan peluang adanya ujaran kebencian yang dilakukan oleh pihak suporter Israel.
Duel Aston Villa vs Maccabi Tel Aviv dianggap sebagai event β€˜berisiko tinggi’; khususnya mengacu pada bentrokan keras dan pelanggaran kejahatan kebencian yang terjadi saat Maccabi menghadapi Ajax tahun lalu. Sementara itu, musim ini laga tandang Maccabi di Eropa juga diwarnai demonstrasi pro-Palestina, termasuk saat bertemu Hamrun Spartans (Malta) dan PAOK (Yunani).
Pemerintah Inggris mengecam larangan kedatangan fans Maccabi Tel Aviv ke Villa Park. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menuding pelarangan tersebut sebagai sikap anti-semitisme.
"Ini keputusan yang salah. Kami tidak akan menoleransi antisemitisme di jalanan kami. Tugas kepolisian adalah memastikan seluruh penggemar dapat menikmati pertandingan tanpa rasa takut akan kekerasan atau intimidasi," tulis Starmer, dilansir dari BBC.
Maccabi Tel Aviv turut melontarkan kekecewaan mereka atas keputusan larangan kedatangan fans mereka. The Yellows menilai ada pihak yang mau mendiskreditkan klub dan penggemarnya untuk tujuan sosial dan politik.
Pendukung Maccabi Tel Aviv dari Israel meneriakkan kata-kata kotor saat mereka menuruni eskalator di Amsterdam, Belanda, 7 November 2024. Foto: Michel Van Bergen/via REUTERS
"Contoh terbaru adalah orang-orang yang dengan tergesa-gesa mengaitkan keputusan polisi Tel Aviv untuk membatalkan pertandingan derby kami kemarin dengan para penggemar kami. Kenyataannya tidak demikian. Lebih mudah mempercayai daripada bertanya, terutama jika itu sesuai agenda," tulis pernyataan resmi Maccabi Tel Aviv melalui media sosial pada Selasa (21/10).
"Para penggemar kami secara teratur bepergian ke seluruh Eropa tanpa insiden, dan pernyataan bahwa alasan para penggemar kami tidak diizinkan bepergian adalah karena perilaku mereka, merupakan upaya memutarbalikkan kenyataan dan membenarkan alasan sebenarnya yang mendasari keputusan untuk melarang para penggemar kami," tambahnya.
Keputusan tegas diambil Maccabi Tel Aviv terkait pelarangan fans mereka ke Villa Park. Pihak klub memutuskan untuk menolak alokasi tiket tandang yang ditawarkan Aston Villa.
"Kesejahteraan dan keselamatan para penggemar kami adalah yang terpenting, dan dari pelajaran berharga yang dipetik, kami telah mengambil keputusan untuk menolak alokasi apa pun yang ditawarkan atas nama penggemar tandang, dan keputusan kami harus dipahami dalam konteks tersebut," tegas pihak klub.
Reporter: Kevin Siadari
Trending Now