Jay Idzes Komentari Wasit Kontroversial Indonesia vs Irak
ยทwaktu baca 2 menit

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dalam lanjutan Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia pada Minggu (12/10) dini hari WIB. Skuad 'Garuda' kalah 0-1 dalam duel yang dihelat di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi.
Duel tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi, khususnya pada babak kedua. Tak hanya itu, kepemimpinan wasit Ma Ning juga menuai sorotan usai buat sejumlah kontroversi yang rugikan Indonesia.
Beberapa di antaranya yakni seperti pelanggaran pada Ole Romeny yang hanya berbuah kartu kuning. Serta tak memberi pelanggaran kepada pemain Irak usai Kevin Diks ditendang.
Jay Idzes yang menjadi kapten Timnas Indonesia dalam duel tersebut mempertanyakan sejumlah keputusan yang dibuat Ma Ning. Usai peluit panjang dibunyikan juga Jay Idzes meminta penjelasan kepada jajaran wasit imbas sejumlah kontroversi yang terjadi.
Alih-alih mendapat respons positif, Jay Idzes justru mengaku tak mendapat respons yang baik dari wasit. Bek 25 tahun itu mengaku heran lantaran merasa sudah menjalankan perannya dengan baik sebagai kapten tim.
"Di akhir pertandingan, ketika saya ingin menjabat tangan wasit mereka menolak," ucap bek Sassuolo itu usai pertandingan.
"Saya selalu menghormati mereka. Di lapangan, saya memastikan semua pemain menjauh dari wasit, saya berusaha berbicara dengan sopan kepada mereka. Meskipun beberapa keputusan tidak menguntungkan kami, kami tetap harus menghormati," sambungnya.
Terlepas dari kepemimpinan wasit yang kontroversial, Jay Idzes menilai rekan-rekannya sudah bermain lebih baik dari laga sebelumnya kontra Arab Saudi. Sayangnya mereka harus kecolongan di menit akhir yang membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
"Hari ini kalian bisa lihat, semua pemain berjuang keras. Secara keseluruhan kami bermain cukup baik, hanya saja kami tidak bisa memanfaatkan peluang dan memberi hasil yang layak untuk diri kami sendiri. Tapi tim ini bukan hanya untuk saat ini, tim ini untuk masa depan. Hidup kami tidak berhenti di sini," tandas kapten Timnas Indonesia itu.
