Termasuk Pemain Malaysia yang Disanksi, Imanol Machuca Diparkir Velez Sarsfield
29 September 2025 13:51 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Termasuk Pemain Malaysia yang Disanksi, Imanol Machuca Diparkir Velez Sarsfield
Velez menyatakan telah menerima pemberitahuan resmi melalui Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait larangan bermain untuk 7 pemain naturalisasi Malaysia.kumparanBOLA

Gelandang kelahiran Argentina, Imanol Machuca, tersangkut skandal naturalisasi Timnas Malaysia. Klub Imanol Machuca, Velez Sarsfield, mengonfirmasi bahwa sang pemain dijatuhi larangan bermain selama 12 bulan oleh FIFA dan diparkir untuk saat ini.
Velez menyatakan telah menerima pemberitahuan resmi melalui Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait larangan bermain untuk 7 pemain naturalisasi Malaysia. Velez pun menegaskan bahwa Imanol Machuca tidak akan bisa membela klub, sampai banding FAM dikabulkan.
"Sampai pemberitahuan sebaliknya diterima, pemain (Imanol Machuca) kami tidak akan dapat berpartisipasi dalam pertandingan yang dimainkan oleh klub," demikian pernyataan klub, Minggu (28/9), dikutip dari New Straits Times.
Velez Sarsfield juga menambahkan bahwa mereka tak bisa ikut campur terkait sanksi FIFA, namun menegaskan akan tetap mendukung Machuca selama masa skorsing. Dengan keputusan tersebut, Machuca tidak dapat tampil bersama Velez hingga ada kabar resmi lebih lanjut.
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendapat hukuman berat oleh FIFA terkait pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA mengenai pemalsuan dan manipulasi dokumen pemain. Akibatnya, FAM dijatuhi denda sebesar sebesar 350.000 CHF atau setara dengan Rp 7 miliar.
Sementara itu, ketujuh pemain naturalisasi Malaysia dilarang beraktivitas dalam sepak bola selama 12 bulan, baik di level nasional maupun internasional dan akan dikenai denda sebesar 2.000 CHF atau sekitar Rp 41 juta.
Adapun 7 pemain yang dinaturalisasi FAM yakni Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, Gabriel Palmero. FAM akan mengajukan proses banding terkait sanksi tersebut.
