Bedanya Dilatih Coach Akira & Coach Timo menurut Alleana: Sama-Sama Tegas

11 September 2025 11:13 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bedanya Dilatih Coach Akira & Coach Timo menurut Alleana: Sama-Sama Tegas
Alleana menyebut dua pelatih itu punya gaya melatih yang berbeda karena perbedaan latar belakang budaya: Jepang dan Jerman.
kumparanBOLANITA
Alleana Ayu Arumy, penjaga gawang Timnas Wanita Indoneia. Foto: Dok. Alleana Ayu Arumy
zoom-in-whitePerbesar
Alleana Ayu Arumy, penjaga gawang Timnas Wanita Indoneia. Foto: Dok. Alleana Ayu Arumy
Alleana Ayu Arumi, kiper Timnas Wanita Indonesia, menjalani tahun yang super padat di 2025. Ia tampil di tiga kelompok usia sekaligus: U-16, U-19, dan U-20. Namanya bahkan masuk dalam daftar pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan timnas senior untuk FIFA matchday melawan Arab Saudi, Februari lalu.
Di level U-19, dan U-20, Alleana berada di bawah arahan pelatih asal Jepang, Akira Higashiyama. Ia bermain di tiga turnamen pada tahun ini, yakni 25th University Women’s Soccer Regional Competition di Jepang (Februari), Piala AFF Wanita U-19 di Vietnam (Juni), dan Kualifikasi Piala Asia Wanita U-20 di Myanmar (Agustus).
Sementara di level U-16, kiper berusia 15 tahun tersebut dilatih oleh pelatih berdarah Jerman, Timo Scheunemann. Ia tampil apik di Piala AFF Wanita U-16—membawa timnya finis sebagai semifinalis untuk kali pertama sepanjang keikutsertaan Garuda Pertiwi Muda di turnamen itu.
Alleana Ayu Arrumy sedang menjalani latihan perdana di Myanmar jelang Kualifikasi Piala Asia Wanita U-20. Foto: PSSI
Alleana kemudian membandingkan pengalaman dilatih dua juru taktik tersebut. Menurutnya, Akira memiliki pendekatan yang membuat pemain merasa perjuangan mereka dihargai.
“Senang, karena kita ada senangnya juga, ada capeknya juga. Jadi mau senang-senang tapi kita harus capek-capek dulu. Ketika kita harus berjuang dulu di lapangan, nanti kita dapat senangnya. Jadi Coach Akira menghargai perjuangan kita,” ujar Alleana kepada kumparanBOLANITA di Stadion Trimatra Kodiklat TNI, Serpong, Minggu (7/9).
Selain itu, kiper asal Tangerang Selatan itu juga menuturkan bahwa Akira dikenal sebagai pelatih yang disiplin, namun tetap punya sisi menyenangkan ketika berada di luar lapangan.
“Orangnya disiplin banget, baik banget. Luculah, sering bercanda sama anak-anak juga. Waktunya ada bercanda, ada bercandanya juga,” ucap Alleana.
Berbeda dengan Akira, Alleana melihat Timo Scheunemann punya karakter yang tegas.
“Aku sukanya karena Coach Timo orangnya tegas, kan. Semakin kita digalakin sama dia, semakin kita terpacu lebih baik. Karena dibilangin sama pelatih bukan berarti kita harus nge-down, tapi semakin kita ingin menjadi lebih baik,” ungkap Alleana.
Sosok Timo sendiri sempat menjadi sorotan ketika beredar video yang memperlihatkan dirinya bersikap tegas kepada pemain.
Dalam video tersebut, tampak Timo sedang menegur salah satu pemainnya yang tak mau terbuka mengenai cederanya saat berlatih jelang partai pembuka Piala AFF Wanita U-16. Lucunya, Alleana adalah sosok yang menggendong pemain tersebut.
Menurut Alleana, itu memang karakter asli sang pelatih.
“Ya memang dia apa pun itu orangnya tegas banget. Tapi mungkin komunikasi antar pemain dan pelatih, aku nggak tahu itu gimana. Tapi aku di situ yang gendong Febri soalnya. Terus aku bilang, “Siap, Coach” aja. Jangan dibales apa-apa,” kata Alleana.
Soal perbandingan mengenai kedua pelatih tersebut, Alleana menyebut perbedaan latar belakang budaya juru taktik Jepang dan Jerman membuat gaya melatih keduanya jauh berbeda.
“Beda banget pastinya. Aku juga pas dari pelatih Coach Akira ke pelatih Coach Timo itu, sesuainnya juga beda. Jadi agak kaget sebenarnya. Tapi aku harusnya sesuain pelatih yang latih aku,” kata Alleana.
Namun, ketika ditanya siapa yang lebih galak, Alleana mengaku keduanya sama-sama punya ketegasan yang seimbang.
“Dua-duanya galak, sama-sama tegas. Imbanglah galaknya,” ucapnya sambil tersenyum.
Terlepas dari perbedaan kedua pelatih itu, Alleana tetap merasa bersyukur bisa mendapatkan banyak kesempatan di tahun ini. Baginya, dipercaya tampil di tiga kelompok usia hingga sempat merasakan pemanggilan ke timnas senior merupakan pengalaman yang berharga.
“Alhamdulillah banget bisa dipercaya sama pelatih, sama teman-teman juga. Terima kasih udah percayain aku,” pungkas Alleana.
Trending Now