Profil Fairus Khalisa Putri, Kiper Garuda Pertiwi Muda dari Tanah Surakarta

8 Desember 2025 17:22 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Profil Fairus Khalisa Putri, Kiper Garuda Pertiwi Muda dari Tanah Surakarta
Baru debut langsung main di Piala Asia? Yuk, simak perjalanan karier Fairus Khalisa Putri lewat artikel profil ini, Squads!
kumparanBOLANITA
Fairus Khalisa Putri, penjaga gawang Timnas Wanita Indonesia. Foto: Tio Ridwan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Fairus Khalisa Putri, penjaga gawang Timnas Wanita Indonesia. Foto: Tio Ridwan/kumparan
Baru debut langsung main di Piala Asia?
Ya, kamu nggak salah baca. Fairus Khalisa Putri, namanya. Ia adalah salah satu kiper Timnas Wanita Indonesia kelompok usia muda yang cukup mencuri perhatian di kancah sepak bola wanita Indonesia.
Lahir di Surakarta pada 24 November 2009, perjalanan Fairus menuju skuad Garuda Pertiwi Muda terbilang cepat. Ia memulai kariernya di SSB Putri Surakarta pada 2021 sebelum membela SSB Samba Persada Women sejak 2024 hingga sekarang.
Di usia muda ini, Fairus sudah enam kali dipanggil ke pemusatan latihan (TC) Timnas Wanita Indonesia kelompok usia muda dan langsung dipercaya tampil di beberapa turnamen besar.
“Aku dipanggil ke timnas udah 6 kali mungkin. Terus ikut turnamennya AFC U-17 kemarin di Bali, AFF U-16 di Solo, dan yang kemarin terakhir AFF U-17 di Myanmar,” katanya kepada kumparanBOLANITA di Lapangan Kota Barat, Solo, Sabtu (1/11).
Menariknya, debutnya bukan di laga biasa, melainkan langsung di Piala Asia Wanita U-17 yang digelar di Bali pada Mei 2024. Saat itu, Fairus dan kawan-kawan harus menghadapi raksasa Asia, seperti Filipina, Korea Selatan, dan Korea Utara.
Sayangnya, tim-tim tersebut terlalu tangguh untuk ia dan timnya, sehingga Garuda Pertiwi Muda terpaksa gagal ke semifinal setelah kalah dengan skor cukup telak.
Kendati belum bisa melangkah lebih jauh, pengalaman itu membuat Fairus semakin matang, percaya diri, dan siap naik level ke kesempatan berikutnya.
Fairus tak akan melupakan pengalaman debutnya di turnamen dua tahunan itu. Ia mendapat kesempatan bermain selama beberapa menit, yang justru menjadi momen penuh kebanggaan buat dirinya.
“Ya pasti deg-degan sih, Kak. Gara-gara kayak, duh bisa apa nggak, gitu. Walaupun beberapa menit, tapi aku tetap bangga,” ujar Fairus sambil tersenyum.
Bermain melawan tim-tim kuat Asia tentu bukan hal mudah bagi pemain yang kini menginjak usia 16 tahun tersebut. “Sebenernya sih takut, tapi kita harus menyikapi dengan tenang gitu. Biar nggak takut gitu,” sambungnya.
Fairus Khalisa Putri, penjaga gawang Timnas Wanita Indonesia. Foto: Instagram @fairuskhp

Dari Bek ke Kiper

Fun fact, Fairus bukanlah kiper sejak awal. Dulunya, ia bermain di posisi bertahan sebelum akhirnya pindah ke bawah mistar gawang.
“Aku awalnya sempat posisi bek, baru ke kiper,” tutur Fairus.
“Awalnya aku di bek kayak mikir masih kurang berkembang, terus aku cobalah ke kiper, nah (cocoknya) ke situ ternyata,” sambungnya.
Ketika ditanya mana posisi yang membuatnya paling nyaman, Fairus menjawab tanpa ragu: “Di kiper. Karena ya kayak lebih berkembang, terus banyak peluang juga," jawabnya.
Menariknya lagi, Fairus justru tidak memulai olahraga dari sepak bola! Dulunya, ia aktif di voli.
“Sebenarnya aku tuh dulu bukan langsung ke bola, aku dulu ke voli, terus kurang berjalan dengan baik, disuruh ke bola sampai sekarang," kata Fairus.
Pantas saja, ya, jago nangkep bola!
Fairus Khalisa Putri, penjaga gawang Timnas Wanita Indonesia. Foto: instagram @fairuskhp

Idolakan "Mala" Grohs

Di antara banyaknya kiper top dunia, Fairus punya satu nama yang paling ia sukai semenjak menjadi penjaga gawang.
"Kiper favorit aku "Mala" Grohs dari Bayern Muenchen," ucap Fairus.
Ketika ditanya soal alasan mengidolakan Grohs, ia menjawab, “Karena dia tuh kayak reflect-nya bagus, skill-nya bagus, pokoknya pas permainannya dia bagus," pungkasnya.
Trending Now