3 Tips Mendapatkan Sertifikasi Halal bagi Pedagang Bakso

18 November 2025 18:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
3 Tips Mendapatkan Sertifikasi Halal bagi Pedagang Bakso
Sertifikasi halal kini menjadi standar penting di industri pangan, termasuk bagi para pedagang bakso, hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2024.
kumparanFOOD
Ilustrasi Pedagang bakso di Anyer, Rabu (10/4/2024) Foto: Dok Ela Anyer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pedagang bakso di Anyer, Rabu (10/4/2024) Foto: Dok Ela Anyer
Sertifikasi halal kini menjadi standar penting di industri pangan, termasuk bagi para pedagang bakso. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal, seluruh produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal, kecuali produk yang memang diharamkan.
Kewajiban ini sejalan dengan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), yang mencakup berbagai kategori mulai dari makanan, minuman, hingga jasa terkait proses penyembelihan dan penyajian.
"Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 Pasal 4 tegas menyatakan bahwa seluruh produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal, dengan batasan dan ketentuan yang jelas," ujar Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan, dikutip dari laman BPJPH.
Oleh karena itu, selain memerhatikan kualitas dan rasa bakso yang lezat, Auditor Senior Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM), Dr. Ir. Sugiarto, M.Si., menerangkan bahwa mempunyai sertifikasi halal juga menjadi langkah penting bagi pedagang bakso agar produk mereka dapat aman dikonsumsi oleh umat Muslim.
Meski begitu, banyak pedagang masih bingung harus mulai dari mana. Dilansir laman LPPOM MUI, berikut tiga tips mudah untuk memulai proses sertifikasi halal bagi pengusaha bakso.

1. Siapkan Dokumen dengan Baik

Ilustrasi Halal. Foto: Shutter Stock
Sebelum mengajukan sertifikasi halal, pelaku usaha perlu memahami regulasi dan menyiapkan seluruh persyaratan dokumen. Sugiarto menjelaskan bahwa dokumen yang wajib disiapkan meliputi penjelasan produksi, resep produk, daftar bahan, proses produksi, hingga distribusi.
Ia menyarankan agar pedagang bakso dapat mencatat proses produksi sejak awal agar pengajuan sertifikasi halal bisa berjalan lebih mudah dan teratur.

2. Gunakan Bahan Bersertifikat Halal

Ilustrasi membuat bakso. Foto: Maren Winter/Shutterstock
Sugiarto menuturkan bahwa dalam mendapatkan sertifikasi halal, pelaku usaha perlu memastikan semua bahan yang digunakan sudah bersertifikat halal. Hal ini mencakup bahan utama maupun bahan tambahan yang dipakai dalam proses produksi bakso.
β€œMisalnya, MSG atau ekstrak daging sapi untuk meningkatkan rasa hingga bahan tambahan seperti pengenyal harus berasal dari produk yang bersertifikat halal,” ujarnya, dikutip dari laman LPPOM MUI.

3. Jaga Kebersihan dan Kehalalan Proses

Ilustrasi penggilingan daging. Foto: Shutterstock
Agar proses mendapatkan sertifikasi halal lebih mudah, Sugiarto mengingatkan agar pedagang bakso menjaga kebersihan secara menyeluruh, terutama pada proses penggilingan sebagai tahap awal pembuatan adonan.
β€œKalau pedagang bakso menggiling adonan baksonya di penggilingan yang belum bersertifikat halal, ada peluang bahan tambahan yang digunakan oleh penggilingan tersebut belum halal. Meskipun banyak yang halal, kita tidak tahu apakah mereka mencatat pembelian dan stoknya dengan baik,” jelas Sugiarto.
Karena itu, apabila pedagang bakso menggunakan jasa penggilingan daging, lebih baik memilih tempat yang sudah memiliki sertifikat halal.
Sertifikasi halal pada fasilitas penggilingan daging berfungsi sebagai jaminan bahwa seluruh proses produksi, mulai dari bahan baku hingga pengolahannya, telah memenuhi standar halal. Hal ini turut meningkatkan kredibilitas pelaku usaha dalam menyediakan produk bakso yang aman dan sesuai ketentuan syariat Islam.
Dengan memahami proses dan persyaratan sertifikasi halal, pedagang bakso bisa memastikan produknya tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan tepercaya bagi konsumen Muslim.
Reporter Salsha Okta Fairuz
Trending Now