Benarkah Chia Seed Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung?

30 Mei 2025 15:16 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Benarkah Chia Seed Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung?
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada bahan makanan yang bisa membantu menjaga kesehatan jantung tersebut, yaitu chia seed.
kumparanFOOD
Ilustrasi chia seed. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi chia seed. Foto: Shutterstock
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Gaya hidup tidak sehat, pola makan tinggi lemak jenuh, dan kurang aktivitas fisik turut meningkatkan risiko penyakit ini.
Salah satu cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan menerapkan pola makan seimbang. Menariknya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada bahan makanan yang bisa membantu menjaga kesehatan jantung tersebut, yaitu chia seed.
Dalam beberapa tahun terakhir, chia seed alias biji kecil berwarna hitam putih yang berasal dari tanaman Salvia hispanica ini menjadi salah satu superfood populer. Selain kaya nutrisi, chia seed memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk mendukung kesehatan jantung.
Melalui penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Prostaglandins & Other Lipid Mediators, terungkap bahwa menambahkan chia seed ke dalam makanan dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung.
Penelitian tersebut dilakukan dengan meninjau 14 uji klinis yang melibatkan 835 peserta untuk melihat bagaimana chia seed memengaruhi berbagai indikator kesehatan seperti diabetes, tekanan darah, kadar lipid, dan obesitas. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi chia seed, baik dosis kecil maupun besar, efektif menurunkan kadar trigliserida, sejenis lemak darah yang jika tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, chia seed juga membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan tekanan darah.
Chia seeds Foto: Shutter Stock
Dengan demikian, menambahkan chia seed ke dalam pola makan berpotensi untuk mengurangi risiko penyakit jantung dengan cara menurunkan beberapa faktor penyebabnya, seperti trigliserida, kolesterol LDL, dan tekanan darah sistolik.
Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan jantung, chia seed juga kaya akan serat. Dilansir laman resmi U.S. Department of Agriculture (USDA), setiap 1 ons (28,35 gram) chia seed mengandung sekitar 9,75 gram serat. Kandungan serat ini dapat membantu melancarkan pencernaan, membuat rasa kenyang lebih lama, menurunkan kolesterol LDL, serta menstabilkan gula darah.
Lalu, berapa banyak chia seed yang direkomendasikan untuk dikonsumsi?
Dikutip Food & Wine, Sapna Peruvemba, MS, RDN, seorang ahli gizi bersertifikat merekomendasikan untuk mulai menambahkan chia seed secara perlahan ke dalam makanan, dimulai dengan satu sendok makan per hari. Meskipun kaya serat, peningkatan asupan serat yang terlalu cepat bisa menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan perut.
Selain itu, cara terbaik mengonsumsinya adalah dengan merendam terlebih dahulu. Saat direndam dalam cairan, chia seed akan mengembang dan membentuk tekstur gel sehingga cara ini juga dapat membantu menghindari risiko chia seed mengembang di kerongkongan.
Kamu bisa menambahkan chia seed ke dalam berbagai makanan, seperti membuat puding chia, menaburkannya pada salad, yogurt, sereal, atau smoothie. Namun, hindari untuk mengonsumsinya secara langsung dalam bentuk kering tanpa dicampur makanan lain.
Meski chia seed terbukti memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan jantung, penting untuk diingat bahwa chia seed bukanlah pengganti pengobatan medis. Untuk kondisi serius seperti tekanan darah tinggi atau kadar kolesterol yang tidak normal, chia seed sebaiknya digunakan sebagai pelengkap dalam pola makan sehat, bukan sebagai pengobatan utama.
Reporter Salsha Okta Fairuz
Trending Now