Buah Berkeriput hingga Sayuran Bertunas, 8 Tanda Makanan Kedaluwarsa
7 Oktober 2025 10:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Buah Berkeriput hingga Sayuran Bertunas, 8 Tanda Makanan Kedaluwarsa
Para koki dan ahli diet berikut ini memberikan informasi tentang tanda-tanda awal yang menunjukkan buah hingga sayuran mulai rusak dan sebaiknya tidak dikonsumsi.kumparanFOOD

Masih banyak orang keliru dalam membaca tanggal kedaluwarsa yang kemudian menyebabkan kita membuang makanan yang sebenarnya mungkin masih aman untuk dikonsumsi. Terlepas dari kesalahpahaman umum soal kedaluwarsa makanan, sebenarnya ada tanda-tanda alami yang patut kamu waspadai.
Mengutip INSIDER, para koki dan ahli diet berikut ini memberikan informasi tentang tanda-tanda awal yang menunjukkan bahan-bahan dapur mulai rusak dan sebaiknya tidak dikonsumsi. Kira-kira apa saja tanda-tandanya? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
1. Kentang berwarna kehijauan
Kentang adalah salah satu bahan makanan serbaguna yang kokoh sehingga dianggap dapat awet disimpan lama. Namun, kentang juga ada masa kedaluwarsa. Hal ini dapat terlihat jika kentang sudah mengalami perubahan warna.
"Warna hijau pada kentang bukan karena usia," jelas Isabel Maples, MEd, RDN, ahli gizi terdaftar yang berbasis di Virginia yang juga menjadi juru bicara sukarelawan untuk Academy of Nutrition and Dietetics.
"Warna hijau itu berasal dari kentang yang berada di dekat permukaan tanah dan terpapar sinar matahari, yang menyebabkan penumpukan senyawa yang disebut solanin," tambahnya.
Warna hijau ini merupakan tanda kentang akan segera membusuk, namun Maples mengatakan masih aman untuk dimakan. "Kupas saja bagian hijaunya sebelum dimakan βrasanya bisa pahit dan dapat menyebabkan penyakit jika dimakan dalam jumlah banyak," ujarnya.
2. Sayuran mulai bertunas
Jika kentang, paprika, dan bawang-bawangan di dapurmu mulai bertunas, maka ini saatnya dibuang saja, menurut Alisa Rosa, seorang kepala koki. "Jika mereka (bahan-bahan makanan tersebut) sudah bertunas, berarti sudah terlalu matang," ucapnya.
3. Kulit buah atau sayuran mulai menipis dan berkeriput
Selanjutnya Rosa mengatakan, jika buah-buahan dan sayuran segar seperti tomat, paprika dan beri-berian dinilai tidak lagi segar saat kulitnya keriput atau terkelupas, mulai melunak dan layu.
"Bahan makanan alami lebih mudah diketahui saat mereka tak lagi segar atau mulai membusuk, sehingga kita akan lebih mudah mengidentifikasi bahwa makanan itu sudah tidak layak dikonsumsi," katanya.
4. Sayuran renyah mulai kehilangan tekstur
Rosa mengungkapkan bahwa sayuran seperti wortel, mentimun, hingga seledri yang biasanya terasa renyah akan kehilangan teksturnya ketika sudah tidak baik. Biasanya sayuran tersebut akan melembut atau mengenyal yang menjadi tanda bahwa sudah tak layak konsumsi.
5. Makanan laut mulai berbau amis
Jika kamu merasa makanan laut berbau amis itu adalah hal normal, maka kamu salah menurut para ahli di atas. "Ikan segar seharusnya berbau seperti laut," jelas Tryg Siverson, koki sekaligus salah satu pendiri, COO, dan direktur kuliner Feel Good Foods.
"Semakin amis baunya, itu berarti ikan sudah terlalu lama. Ikan yang benar-benar segar akan memiliki aroma laut yang bersih," tambahnya.
6. Daging atau sayuran menjadi berlendir
"Daging, sayuran, atau bahan makanan apa pun harus dibuang kalau sudah berlendir dan lengket, itu artinya bakteri sudah tumbuh subur di permukaan bahan makanan tersebut," ujar Rosa.
7. Makanan kaleng tidak boleh penyok, berkarat, atau menggembung
"Kaleng makanan yang bengkok atau penyok selalu disarankan untuk dibuang," jelas Siverson. "Kaleng yang penyok tersebut mungkin memiliki lubang mikroskopis yang memungkinkan makanan terpapar oksigen dan menyediakan lingkungan yang cocok untuk bakteri."
Rosa setuju, dan menambahkan, "Jika kamu pernah menemukan produk makanan yang wadahnya (bisa kaleng, kotak, atau botol) berisi air dan terlihat kembung atau menggembung, dan saat dibuka mengeluarkan banyak udara, artinya harus dibuang karena sudah mengandung penyakit bawaan makanan yang berbahaya."
8. Bahan makanan beku membentuk kristal
Kristal es di dalam kemasan menandakan makanan mulai membusuk. "Kalau tidak terlihat isinya, sudah waktunya dibuang," kata Rosa.
Kemudian Siverson menambahkan, "Makanan beku yang dilapisi kristal es merupakan tanda telah terjadi penyalahgunaan suhu, artinya makanan tersebut mungkin telah mencapai suhu di atas titik beku, lalu dibekukan kembali."
