Dari Ngeliwet sampai Tumpengan, 5 Tradisi Makan Bersama ala Orang Indonesia

21 Agustus 2022 12:58 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dari Ngeliwet sampai Tumpengan, 5 Tradisi Makan Bersama ala Orang Indonesia
Di berbagai daerah di Indonesia terdapat beberapa tradisi makan bersama yang unik. Penasaran apa saja?
kumparanFOOD
Ilustrasi makanan lesehan. Foto: Safira Maharani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan lesehan. Foto: Safira Maharani/kumparan
Tradisi dan budaya makan memang lekat dengan kehidupan bangsa Indonesia. Sebagai bangsa yang kaya tentu kita tidak boleh melupakan kebiasaan makan yang dibawa nenek moyang. Salah satu tradisi bangsa Indonesia yang unik adalah gemar makan bersama-sama.
Bhinneka Tunggal Ika atau berbeda-beda tetapi tetap satu, merupakan semboyan dari negara Indonesia. Semboyan ini mengingatkan meskipun bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan agama tetapi kita tetap satu. Hal inilah yang ditunjukkan melalui kebersamaan yang kental dengan budaya bangsa.
Indonesia terkenal dengan berbagai tradisi dan budaya yang beragam. Tradisi tidak hanya di tari, upacara keagamaan, dan lainnya. Tetapi tradisi juga dapat ditemukan di proses menyantap makanan ala orang Indonesia.
Tradisi makan bersama dilakukan bangsa Indonesia sebagai bentuk rasa syukur kepada sang pencipta. Tradisi ini juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat.
Di berbagai daerah di Indonesia terdapat beberapa tradisi makan bersama yang unik. Penasaran apa saja? Berikut kumparanFOOD telah merangkumnya untuk kamu.

1. Tumpengan

Ilustrasi nasi tumpeng Foto: dok.shutterstock
Nasi tumpeng menjadi simbol makan bersama bangsa Indonesia. Biasanya nasi ini disajikan pada saat momen tertentu seperti perayaan ulang tahun, hari kemerdekaan, hingga berbagai momen sakral. Nasi tumpeng biasanya dibentuk mengerucut seperti gunung lalu ditambah berbagai lauk seperti ayam goreng, telur, tempe, tahu, dan masih banyak lagi.

2. Ngeliwet

Nasi liwet Foto: Safira Maharani/ kumparan
Tradisi ini biasanya dilakukan masyarakat Sunda dan Solo. Hidangan yang disajikan disebut nasi liwet. Nasi yang disajikan memanjang dengan alas daun pisang dan berbagai lauk yang bisa diambil bersama. Biasanya di acara liwetan atau ngeliwet kamu akan duduk lesehan dan makan hidangan tersebut bersama-sama.

3. Megibung

Umat Islam menggelar makan bersama atau megibung saat berbuka puasa di Masjid Baitul Makmur, Denpasar, Bali, Jumat (8/4/2022). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
Megibung merupakan tradisi makan bersama dari daerah Bali. Menggibung sendiri berasal dari kata โ€œgibungโ€ yang berarti dilakukan secara bersama-sama. Hampir seperti ngeliwet, tradisi ini juga menaruh makanan di atas daun pisang kemudian kamu makan dengan duduk lesehan bersama-sama. Menu yang disajikan biasanya berupa nasi, pepesan, sate kablet, lawar merah dan sayur-mayur.

4. Bajamba

Ilustrasi makan bajamba. Foto: Shutterstock
Bajamba merupakan kebiasaan makan masyarakat Minang. Tradisi ini telah ada sejak Islam masuk ke ranah Minang. Biasanya bajamba dilakukan saat tradisi adat, hari raya Islam, atau pertemuan penting lainnya. Lauk pauk yang disajikan tentunya merupakan makanan khas Minang.

5. Binarundak

Nasi bakar timbu, makanan khas desa Ronting yang biasa dihidangkan ketika hari-hari besar Islam. Foto: Aulia Fauzi/kumparan
Binarudak merupakan tradisi khas Sulawesi Utara yang dilakukan setiap hari ketiga setelah lebaran. Tradisi binarundak mengharuskan masyarakat yang merantau untuk pulang ke kampung halaman. Lalu membuat nasi bakar menggunakan bambu dan kemudian disantap bersama-sama.
Tidak hanya itu saja, ternyata masih banyak lagi tradisi makan bersama ala bangsa Indonesia seperti babarit dari Kuningan Jawa Barat, makan patita dari Maluku, bagawa dari Belitung, dan masih banyak lagi. Sungguh kaya tradisi dan budaya makan ala orang Indonesia, ya?
Penulis: Monika Febriana
Trending Now