Fix, Pelopor Cokelat Dubai, Buka Pop Up Store di Bandara Changi Singapura

1 Desember 2025 15:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fix, Pelopor Cokelat Dubai, Buka Pop Up Store di Bandara Changi Singapura
Gerai cokelat Dubai hadir dalam bentuk pop up store yang berlokasi di area transit Terminal 1 Bandara Changi dan akan beroperasi selama tiga bulan hingga akhir Januari 2026.
kumparanFOOD
Ilustrasi Cokelat Dubai. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cokelat Dubai. Foto: Shutterstock
Demam cokelat Dubai sempat melanda Tanah Air. Banyak orang rela berburu lewat jastip alias jasa titip, bahkan rela merogoh kocek jutaan rupiah hanya untuk mendapatkan sebatang cokelat dengan isian pistachio cream dan knafeh yang tengah viral tersebut.
Padahal, di negara asalnya, cokelat Dubai dibanderol sekitar Rp 200 ribuan per batang, namun karena biaya titip dan tingginya permintaan, harganya pun melonjak. Tak hanya di Indonesia, di negara asalnya, para pencinta cokelat juga harus 'war' untuk mendapatkan cokelat tersebut.
Fenomena cokelat Dubai juga terjadi di berbagai negara. Bahkan, tren ini disebut-sebut membuat stok kacang pistachio mulai langka sejak tahun lalu. Kelangkaan tersebut juga diperparah oleh hasil panen yang buruk di Amerika Serikat, seperti dilaporkan The Guardian.
Saking populernya, banyak produsen cokelat di Tanah Air juga terdorong untuk membuat versi serupa, tentunya dengan harga yang lebih terjangkau.
Varian baru Cokelat Dubai merek Fix Dessert Chocolatier yang viral. Foto: Azalia Amadea/kumparan
Namun kini, para pencinta cokelat tak perlu lagi pergi jauh-jauh ke Dubai untuk mencicipi langsung cokelat viral tersebut. Pelopor cokelat Dubai, Fix Dessert Chocolatier, akhirnya resmi membuka gerai pertamanya di Asia.
Gerai tersebut hadir dalam bentuk pop up store yang berlokasi di area transit Terminal 1 Bandara Changi dan akan beroperasi selama tiga bulan hingga akhir Januari 2026. Dalam unggahan di media sosial Bandara Changi, disebutkan bahwa gerai ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 24.00.
Dilansir dari The Straits Times, pihak peritel, FNA Group, menyebut bahwa varian yang tersedia di pop up store ini cukup beragam. Mulai dari Can’t Get Knafeh Of It varian cokelat susu dan cokelat hitam, Pick Up A Pretzel cokelat berisi kataifi dan potongan pretzel karamel asin dalam dua varian cokelat, hingga Mind Your Own Biscuit berisi speculoos dengan balutan cokelat putih.
Harga per batangnya dibanderol 34,90 dolar Singapura atau sekitar Rp 450 ribu, sebelum pajak barang dan jasa (GST). Penumpang yang akan berangkat dibebaskan dari kewajiban membayar GST. Bahkan, FNA Group juga menyatakan akan menanggung biaya GST untuk staf bandara yang memiliki kartu akses musiman yang masih berlaku.
Namun, bagi pembeli yang membeli cokelat ini setibanya di bandara, tetap harus membayar GST sebesar 9 persen di luar harga eceran, sehingga total harganya menjadi 38 dolar Singapura atau sekitar Rp 490 ribu.
Gimana, tertarik mencobanya?
Trending Now