Jangan Sampai Salah! Begini Cara Simpan Pisang agar Segar Lebih Lama

12 November 2025 10:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jangan Sampai Salah! Begini Cara Simpan Pisang agar Segar Lebih Lama
Saat membeli pisang di pasar ataupun di supermarket, kamu pasti akan langsung memilih pisang yang berwarna kuning karena dianggap matang dan siap makan.
kumparanFOOD
Tingkat kematangan pisang yang berbeda-beda. Foto: ri-lo/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tingkat kematangan pisang yang berbeda-beda. Foto: ri-lo/Shutterstock
Saat membeli pisang di pasar ataupun di supermarket, kamu pasti akan langsung memilih pisang yang berwarna kuning karena dianggap matang dan siap makan. Padahal, setelah sampai di rumah, muncul masalah baru, yaitu warnanya yang cepat berubah menjadi cokelat dan teksturnya menjadi lembek.
Dalam beberapa hari saja, kamu mungkin akan mulai melihat bintik-bintik pada kulit pisang. Bintik ini sebenarnya adalah tanda bahwa pisang berada dalam proses pematangan. Namun, tidak semua orang menyukai kondisi pisang seperti ini.
Banyak orang menganggap pisang dengan kulit berbintik atau sudah terlalu cokelat terasa kurang enak dan tidak segar, sehingga akhirnya terbuang percuma. Itulah sebabnya pisang disebut sebagai salah satu buah yang paling sering terbuang, terutama di Amerika Serikat, menurut laporan The Mirror US.
Menariknya, sebuah supermarket di Korea Selatan mencoba menawarkan solusi kreatif untuk mengatasi masalah ini. Dilansir dari Independent, mereka memperkenalkan kemasan pisang baru yang sempat viral dan disebut-sebut β€œgenius” oleh warganet. Dalam kemasan tersebut, enam buah pisang disusun berdasarkan tingkat kematangan yang berbeda dari yang paling matang hingga yang paling hijau.
Ilustrasi pisang yang berubah warna cokelat. Foto: rsooll/Shutterstock
Di situs website E-Mart, konsumen dianjurkan untuk mengonsumsi satu pisang per hari, dimulai dari pisang yang paling matang, sehingga seluruh pisang dapat habis tepat pada waktunya tanpa ada yang terbuang. Inovasi ini menuai pujian, dengan beberapa orang menyebutnya sebagai β€œsolusi praktis untuk mengurangi sampah makanan.”
Meski begitu, tidak semua pihak setuju. Kritik muncul karena penggunaan plastik tambahan yang dianggap tidak perlu. Ada yang berpendapat bahwa alih-alih membungkus pisang dalam plastik, toko cukup menyediakan pisang dalam tingkat kematangan yang berbeda dan memberi kebebasan konsumen untuk memilih sendiri.
Di sisi lain, ada cara sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah untuk menjaga pisang tetap segar lebih lama. Dilansir dari Business Insider, salah satu tipsnya adalah adalah tidak menyimpan pisang dalam kantong plastik.
Pisang menghasilkan gas etilen yang mempercepat proses pematangan. Ketika gas ini terperangkap dalam plastik, proses pematangan akan berlangsung lebih cepat, yang bikin pisang berubah kecokelatan hanya dalam satu atau dua hari.
Dengan penyimpanan yang tepat, misalnya diletakkan di tempat yang sejuk, kering, dan tidak tertutup rapat, pisang dapat bertahan lebih lama, bahkan mencapai dua minggu.
Trending Now