Kuliner Khas Trenggalek, Sego Gegok, Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

27 November 2025 16:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kuliner Khas Trenggalek, Sego Gegok, Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek tengah mengusulkan agar sego gegok ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).
kumparanFOOD
Kuliner khas Trenggalek, Sego Gegok atau Nasi Gegok. Foto: Hamam daffa/ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Kuliner khas Trenggalek, Sego Gegok atau Nasi Gegok. Foto: Hamam daffa/ANTARA
Saat berwisata ke Trenggalek, Jawa Timur, pasti kamu akan dengan mudah menemukan sego gegok atau nasi gegok. Hidangan yang dibungkus daun pisang ini memang jadi salah satu kuliner khas Trenggalek.
Dikutip dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, sego gegok merupakan makanan khas Trenggalek yang dibuat dari nasi setengah matang dan sambal teri, dibungkus daun pisang, kemudian dikukus.
Baru-baru ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek tengah mengusulkan agar sego gegok ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Pengajuan tersebut rencananya akan dilakukan pada tahun depan.
Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Trenggalek, Agus Prasmono, saat ini pihak dinas sedang melengkapi berbagai persyaratan administrasi, mulai dari kajian historis, dokumentasi, hingga pemenuhan kriteria utama yang mensyaratkan usia tradisi minimal lebih dari 50 tahun.
Agus mengatakan, sebelumnya sempat ada kabupaten lain yang mengusulkan sego gegok sebagai WBTB. Namun, pengajuan tersebut akhirnya dibatalkan karena belum memenuhi kriteria dasar yang ditetapkan.
"Kuliner sego gegok itu memang asli dari Trenggalek. Dan sudah pasti kami memenuhi syarat untuk mengajukan sego gegok," ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (27/12).
Agus menjelaskan kuliner itu terbukti telah diwariskan sedikitnya empat generasi dan masih terjaga orisinalitas serta kelestarian di tengah masyarakat. Bukti dokumentasi serta catatan historis juga menguatkan bahwa sego gegok telah lama menjadi bagian dari budaya kuliner warga Trenggalek.
"Secara historis Trenggalek memiliki catatan tentang sego gegok. Dahulu sego gegok menjadi bekal orang Trenggalek yang berladang di hutan," jelasnya.
Agus menuturkan bahwa proses pembuatan sego gegok sendiri memerlukan waktu serta teknik khusus. Namun, hasilnya membuat makanan tersebut tahan lama sehingga cocok sebagai bekal masyarakat yang bekerja di ladang maupun hutan.
"Proses pembuatan sego gegok itu lama. Tapi saat dibawa ke hutan menjadi bekal, sego gegok awet dan tahan lama," katanya.
Trending Now