Mencicipi Hidangan Seafood Segar di Restoran Baru Bergaya Spanyol di Senopati
29 September 2025 16:00 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
Mencicipi Hidangan Seafood Segar di Restoran Baru Bergaya Spanyol di Senopati
Kalau sedang ingin makan seafood segar, salah satu pilihan yang bisa dicoba adalah Costa, restoran baru bergaya Spanyol yang menyajikan hidangan dari hasil laut.kumparanFOOD

Kalau sedang ingin makan seafood segar, salah satu pilihan yang bisa dicoba adalah Costa, restoran baru bergaya Spanyol yang menyajikan hidangan dari hasil laut.
Restoran yang baru dibuka Februari lalu ini merupakan bagian dari BIKO Group, penggagas Silk Bistro, Fujin Izakaya, dan Acta Brasserie. Menu di Costa merupakan hasil kreasi Chef Ryan Theja, yang sebelumnya menjabat sebagai executive chef di Bartolo, Uluwatu, dan Lulu Bistrot.
Chef Ryan sendiri besar di Lombok dan punya kedekatan emosional dengan laut, sehingga banyak menu di Costa berbasis hasil laut segar maupun panen darat. Ia mengutamakan bahan berkualitas dari sumber lokal maupun luar negeri.
Misalnya, garam yang dipakai dalam sajiannya, ia ambil dari Desa Les, Bali, demi cita rasa natural sekaligus memberdayakan UMKM lokal. Untuk ikan, seperti bluefin tuna pada salah satu menu, juga didatangkan dari Bali. Sementara sayuran sebagian besar dari Bandung dan Bogor.
Menariknya, karena bahan-bahan lokal ini kerap terbatas, Chef Ryan sering mengubah atau merilis menu baru menyesuaikan ketersediaan produk. Menurutnya, hal ini justru membuat Costa dinamis dan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
โJadi, seminggu kita bisa ada 2 sampai 3 menu baru. Biasanya kalau di restoran mereka ganti menu 3 atau 4 bulan sekali, menurut saya (itu) agak kaku karena di sini justru aku memanfaatkan produk-produk supplier lokal yang limited, jadi menunya mungkin bisa cuma ada seminggu, cuma ada dua hari, kalau habis kita ganti terus,โ ungkap Chef Ryan, saat acara temu media, Selasa (23/9).
Pada kesempatan kali ini, kumparanFOOD berkesempatan mencicipi beberapa menu yang ditawarkan oleh Costa. Ada beberapa menu hidangan pembuka ringan yang menarik, salah satunya adalah steak tartare.
Sajian pembuka ini terdiri dari hashbrown di lapisan bawah, lalu di atasnya ada bluefin tuna yang mereka ambil langsung dari Bali. Hashbrown yang renyah bertemu dengan potongan tuna segar bertekstur lembut, dengan rasa manis alami khas ikan segar yang clean, langsung terasa begitu digigit.
Mulai masuk ke hidangan utama, Costa punya menu bernama calamares al ajillo. Hidangan ini menggunakan cumi loligo segar yang disajikan dengan saus tinta cumi dan sentuhan cabai merah kashmir.
Saat disantap, tekstur cumi yang kenyal namun tetap lembut, berpadu dengan saus gurih yang kaya rasa. Berkat bahan segar dan berkualitas, rasa yang hadir pun terasa natural dan ringan di lidah.
Kalau ingin menyantap sedikit nasi, Costa punya menu arroz gambas. Menu ini menggunakan beras bomba asal Spanyol. Chef Ryan menjelaskan, beras ini mampu menyerap cairan lebih baik sehingga hasilnya tidak terlalu lengket.
Di atas nasinya, terdapat beberapa ekor udang yang tampak fresh. Sebelum disantap, pelayan Costa akan memotong bagian badan dan kepala udang lalu mencampurkannya ke nasi. Menurut Chef Ryan, cara ini membuat udang lebih matang karena awalnya disajikan setengah matang.
Untuk rasanya, nasi ini punya tekstur unik, seperti renyah, tidak lembek, dengan bumbu yang terasa menyerap sempurna. Lezatnya arroz ini juga berpadu dengan udang yang kenyal, juicy, dan punya rasa manis alami khas seafood segar.
Hidangan yang tak kalah menarik adalah alaskan halibut. Chef Ryan menjelaskan, biasanya mereka menggunakan halibut dari Bali, tetapi karena stok terbatas, kali ini mereka memilih halibut dari perairan Alaska. Hal ini sejalan dengan penjelasan Chef Ryan sebelumnya bahwa menu di Costa memang menyesuaikan ketersediaan bahan.
Menu ini punya tekstur daging ikan yang lembut tanpa terasa kering sama sekali. Cita rasa segar dari ikan ini berpadu dengan saus creamy bawang putih di bawahnya, yang memberi sentuhan gurih, asin, dan umami.
Setelah menyantap hidangan yang gurih, saatnya menutup cita rasa dengan pencuci mulut yang menyegarkan. Bukan Costa namanya kalau tidak menghadirkan sajian istimewa. Salah satu menu dessert yang unik dan mereka hadirkan adalah abinao chocolate.
Sekilas tampilannya sederhana, mirip es krim cokelat pada umumnya. Namun, di bawahnya ternyata terdapat olive oil, lalu juga ada taburan sea salt di atasnya. Chef Ryan menjelaskan, saat menyantap es krim ini, pastikan setiap sendokannya terkena semua komposisi tersebut.
Alhasil, begitu disantap, langsung muncul perpaduan manis dan milky khas cokelat, kesan fruity dari olive oil, serta kejutan gurih dari sea salt yang menyeimbangkan rasa manisnya. Satu sajian ini menawarkan rasa yang kompleks, tetapi tetap elegan tanpa terasa berlebihan.
Untuk harga, Costa menawarkan menu dengan rentang cukup beragam, mulai dari Rp 170 ribu untuk calamares al ajillo hingga Rp 550 ribu untuk arroz gambas.
Selain cita rasanya yang menarik, restoran ini juga menghadirkan suasana hangat layaknya di rumah. Tempat ini cocok untuk menyantap hidangan lezat sambil bercengkrama dengan kerabat maupun kolega. Atmosfernya santai, tidak sekaku fine dining, tetapi tetap terasa elegan sehingga pas untuk yang mencari pengalaman makan nyaman sekaligus berkelas.
Bagaimana, tertarik untuk mengunjunginya?
Costa
Alamat: Jl. Gunawarman No.63, Rw. Bar., Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12180Jam buka:
Senin โ Jumat : 17.00 โ 00.00 WIB
Sabtu โ Senin: 12.00 โ 15.00 dan 17.00 โ 00.00 WIB
Reporter Salsha Okta Fairuz
