Mengapa Kopi Tubruk Punya Cita Rasa yang Lebih Kuat?

21 Oktober 2025 11:09 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mengapa Kopi Tubruk Punya Cita Rasa yang Lebih Kuat?
Cara menyajikannya pun beragam, tapi ada satu metode klasik yang khas di Indonesia, yakni dengan menyeduh bubuk kopi menggunakan air panas lalu diaduk. Metode ini dikenal sebagai kopi tubruk.
kumparanFOOD
Ilustrasi Menyeduh Kopi. Foto: Ricky_herawan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menyeduh Kopi. Foto: Ricky_herawan/Shutterstock
Kopi jadi salah satu minuman yang digemari masyarakat Indonesia dan bahkan menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Cara menyajikannya pun beragam, tapi ada satu metode klasik yang khas di Indonesia, yakni dengan menyeduh bubuk kopi menggunakan air panas lalu diaduk. Metode ini dikenal sebagai kopi tubruk.
Dengan hanya mengandalkan suhu air, tekanan, dan lama penyeduhan tanpa mesin canggih, kopi tubruk bisa bebas ampas dan memiliki rasa yang kuat serta aroma khas. Namun, apa yang membuat kopi tubruk terasa lebih pekat dibanding metode lainnya?
Sebelumnya, penelitian terbaru dari University of Pennsylvania yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids menemukan bahwa semakin tinggi air dituangkan saat menyeduh kopi dengan teko leher angsa (gooseneck kettle) yang aliran airnya lebih stabil, semakin efektif pula partikel kopi teraduk sehingga rasa bisa diekstraksi secara maksimal.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa gerakan partikel kopi ketika bersentuhan dengan air panas berperan penting dalam menciptakan cita rasa yang kuat. Menariknya, prinsip yang sama juga berlaku pada metode seduh tradisional Indonesia, yaitu kopi tubruk.
Ilustrasi kopi hitam. Foto: Toshiko/kumparan
Menurut, Prof. Ronny Rachman Noor, Pakar Genetika Ekologi IPB University, gerakan bubuk kopi saat diseduh memang berperan penting dalam membuat cita rasanya lebih pekat.
โ€œSecara ilmiah, prinsip ini menimbulkan efek turbulensi bubuk kopi di dalam air yang terbukti secara ilmiah memperkuat rasa kopi. Efek turbulensi yang dialami serbuk kopi di dalam air yang bergejolak, menjadi rahasia di balik menguatnya aroma kopi tanpa harus menambahkan bubuk kopi yang lebih banyak,โ€ ungkap Ronny, dikutip dari laman IPB.
Lebih lanjut, Ronny menjelaskan bahwa cara menyeduh kopi tubruk sebenarnya selaras dengan prinsip yang ditemukan dalam penelitian tersebut. Maka dari itu, kopi tubruk dikenal punya cita rasa yang kuat dan aroma yang khas karena cara penyeduhannya memang memungkinkan ekstraksi rasa terjadi secara maksimal.
Ketika kopi diaduk dalam proses penyeduhan, efeknya sama seperti menuangkan air panas dari ketinggian yang menimbulkan efek turbulensi. Gerakan inilah yang membuat bubuk kopi โ€œterombang-ambingโ€ di dalam air panas, sehingga rasa dan aromanya keluar lebih maksimal.
Selain itu, waktu pengadukan yang tidak terlalu lama membuat air panas mendingin perlahan saat mengekstraksi kopi. Hal ini mencegah rasa pahit yang berlebihan, sementara aroma dan cita rasanya dilepaskan secara bertahap dan menjadikan kopi tubruk terasa lebih kuat, harum, dan berkarakter.
Logo Kopi Tubruk Gadjah. Foto: Dok. Kopi Tubruk Gadjah.
Keunikan dan cita rasa kuat pada kopi tubruk ini juga bisa dirasakan saat menikmati Kopi Tubruk Gadjah yang menyajikan kopi tubruk yang benar-benar kopi dengan racikan warisan berkualitas yang nikmat.
Sebagai ahlinya kopi tubruk, Kopi Tubruk Gadjah memahami betul cara menjaga cita rasa kopi tetap autentik. Setiap racikannya dirancang agar ampasnya cepat turun, aroma yang khas, rasa yang mantap, dan warna hitam yang pekat kopi tubruk bisa dinikmati secara maksimal baik disajikan panas maupun dingin.
Untuk menikmati versi panas, kamu cukup menuangkan satu bungkus Kopi Tubruk Gadjah ke dalam 185 ml air panas, lalu aduk hingga merata. Cara sederhana ini bisa membantu aroma dan rasa kopi keluar lebih sempurna dan menghasilkan setiap tegukan yang kaya dan autentik.
Sementara itu, kalau ingin menikmati versi dingin, cukup tambahkan es batu sesuai selera dan kamu bisa langsung menikmati kopi tubruk klasik yang segar dengan aroma yang tetap kuat dan mantap.
Reporter Salsha Okta Fairuz
Trending Now