Peneliti Ungkap Posisi Menyimpan Telur yang Anti Pecah
15 Mei 2025 15:23 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Peneliti Ungkap Posisi Menyimpan Telur yang Anti Pecah
Dalam menyimpan telur kamu perlu meletakkan dalam posisi yang tepat. Posisi yang benar akan membuat telur terhindar dari keretakan.kumparanFOOD

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan Mei 2025 dalam jurnal Communications Physics, menemukan cara menyimpan telur yang tepat. Bukan berdasarkan di mana telur tersebut disimpan, melainkan posisinya.
Ya, memang posisi menentukan prestasi. Begitu juga dengan menyimpan telur. Dalam menyimpan telur kamu perlu meletakkan dalam posisi yang tepat. Posisi yang benar akan membuat telur terhindar dari keretakan.
Mengutip New York Post, para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology, Cambridge mengungkapkan bahwa sebaiknya kita menyimpan telur dalam posisi horizontal. Penemuan ini berdasarkan percobaan pada telur yang dijatuhkan secara menyamping atau miring, lebih kecil kemungkinan terdapat keretakan pada cangkangnya.
Ternyata, sisi-sisi telur yang jatuh secara horizontal dapat menahan benturan lebih keras dibandingkan ujungnya yang runcing atau bulat. Penemuan ini pun sangat mungkin untuk kita aplikasikan saat menyimpan telur di rumah.
Untuk benar-benar memastikannya, para peneliti telah menguji 180 butir telur yang dijatuhkan dari tiga ketinggian berbeda. Hasilnya, telur yang dijatuhkan secara vertikal lebih mungkin retak daripada telur yang dijatuhkan secara horizontal, bahkan pada ketinggian terendah.
Dari telur yang dijatuhkan vertikal dari ketinggian 8 milimeter, lebih dari separuhnya pecah. Namun, saat dijatuhkan ke samping, kurang dari 10 persen telur mengalami pecah.
Nah, sementara itu, jika kamu pengin memecahkan telur lebih cepat, maka pukul atau pecahkan saja sisi ujung atas atau bawah pada cangkangnya.
Kemudian, para peneliti juga memberikan tips agar sebaiknya jangan mengonsumsi telur yang sudah retak. Menurut ahli ayam di Maine, Lisa Steele, mengatakan kepada Fox News, "Saya tidak akan menggunakan telur yang saya temukan retak di dalam karton yang saya beli di toko, karena tidak mungkin mengetahui sudah berapa lama telur itu berada di sana."
