Studi: Rutin Makan Stroberi Bisa Menjaga Kesehatan Otak dan Jantung pada Lansia
28 Oktober 2025 10:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Studi: Rutin Makan Stroberi Bisa Menjaga Kesehatan Otak dan Jantung pada Lansia
Peneliti menemukan bahwa stroberi juga bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif sekaligus menjaga kesehatan kardiovaskular pada orang lanjut usia (lansia).kumparanFOOD

Stroberi dikenal dengan rasanya yang segar dan kandungan vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh. Namun, rutin makan stroberi ternyata tidak hanya membuat tubuh lebih sehat. Peneliti menemukan bahwa stroberi juga bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif sekaligus menjaga kesehatan kardiovaskular pada orang lanjut usia (lansia).
Studi tersebut dimuat dalam jurnal Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases (2025). Penelitian yang dilakukan oleh San Diego State University ini melibatkan 18 laki-laki dan 17 perempuan sehat berusia 66β78 tahun.
Selama delapan minggu, para peserta diminta mengonsumsi 26 gram bubuk stroberi kering beku yang setara dengan dua porsi (26 gram) stroberi segar dan bubuk kontrol (plasebo) setiap hari.
Dikutip dari MedicalNewsToday, di akhir masa penelitian, para peneliti menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi stroberi mengalami peningkatan fungsi kognitif dan kesehatan jantung, termasuk dalam peningkatan kadar antioksidan dan penurunan tekanan darah.
Peningkatan fungsi kognitif ini ditandai dengan kecepatan berpikir yang naik sebesar 5,2 persen. Selain itu, tekanan darah sistolik peserta juga turun 3,6 persen dan kadar antioksidan meningkat 10,2 persen dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Dilansir WebMD, antioksidan berperan penting dalam melindungi tubuh dari radikal bebas yang bisa memicu penyakit jantung hingga tekanan darah tinggi bila menumpuk berlebihan.
Dr. Shirin Hooshmand, peneliti utama studi ini, menjelaskan bahwa peningkatan kadar antioksidan tersebut berhubungan dengan kandungan vitamin C dalam stroberi.
Berdasarkan data dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram stroberi bisa mengandung sekitar 59,6 mg vitamin C yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Ia menambahkan, temuan ini sekaligus memperkuat bukti bahwa stroberi punya manfaat yang lebih luas untuk kesehatan.
βStudi ini menunjukkan bahwa mengonsumsi stroberi dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif serta memperbaiki faktor risiko kardiovaskular seperti hipertensi,β kata Shirin, dikutip dari MedicalNewsToday.
Selain itu, lewat studi ini, Shirin juga menyebut bahwa stroberi bisa menjadi bagian dari pola makan sehat yang cocok dimasukkan ke menu harian, terutama karena manfaatnya bagi kesehatan lansia.
Tak hanya kaya akan vitamin C, Healthline melansir bahwa stroberi juga mengandung serat yang cukup tinggi, yakni sekitar 26 persen dari total karbohidratnya. Serat ini penting untuk menjaga kesehatan pencernaan sekaligus menurunkan berat badan.
Buah ini juga rendah kalori dan memiliki indeks glikemik rendah, artinya konsumsi stroberi tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis sehingga aman bagi penderita diabetes.
Jadi, kalau kamu lagi cari camilan manis yang tetap sehat, stroberi bisa jadi pilihan yang pas. Selain segar dan enak, buah ini juga bisa membantu menjaga kesehatan otak, kardiovaskular, hingga pencernaan.
Reporter Salsha Okta Fairuz
