Yuk, Kenali Berbagai Jenis Gula dan Kegunaannya dalam Masakan

13 Maret 2025 17:53 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Yuk, Kenali Berbagai Jenis Gula dan Kegunaannya dalam Masakan
Sama seperti garam, gula juga menjadi salah satu bumbu masak yang wajib ada di dapur.
kumparanFOOD
Ilustrasi macam-macam gula. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam-macam gula. Foto: Shutterstock
Sama seperti garam, gula juga menjadi salah satu bumbu masak yang wajib ada di dapur. Tanpa disadari, hampir setiap hidangan yang kita buat menggunakan gula, baik dalam makanan manis maupun masakan gurih.
Bahkan, saat memasak hidangan seperti tumisan atau saus, kita tetap menambahkan gula untuk menyeimbangkan rasa dan memberikan sentuhan yang lebih kaya.
Mungkin kamu sudah tidak asing dengan gula pasir, brown sugar, atau gula batu. Ya, gula memang memiliki berbagai jenis, dan masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda. Kira-kira ada apa saja, ya, jenis gula? Berikut selengkapnya seperti dikutip dari Canadian Sugar Institute.

Gula Pasir

Stok gula pasir di Alfamart TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/11/2023). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Gula pasir atau granulated sugar adalah jenis gula yang paling umum digunakan. Berwarna putih alami dan terdiri dari sukrosa murni, gula ini sering digunakan dalam minuman seperti teh dan kopi, serta dalam berbagai makanan olahan seperti roti, kue, es krim, selai, dan permen.

Gula Kasar

Stok gula pasir di Pasar Senen, Sabtu (2/4/2022). Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
Gula kasar atau coarse sugar yang memiliki ukuran kristal lebih besar. Jenis gula ini sering digunakan dalam pembuatan fondant, permen, dan minuman beralkohol karena bentuknya yang lebih tahan terhadap panas dan tidak mudah larut.

Gula Super Halus

Ilustrasi gula stevia. Foto: AmyLv/shutterstock
Gula super halus atau superfine sugar, yang memiliki kristal lebih kecil dibandingkan gula pasir biasa. Karena teksturnya yang sangat halus, gula ini mudah larut dalam cairan, bahkan dalam minuman dingin. Oleh karena itu, gula ini sering digunakan dalam pembuatan meringue, taburan pada buah dan sereal, serta campuran adonan kue.

Gula Mutiara

Ilustrasi gula mutiara atau pearl sugar. Foto: Diana Taliun/Shutterstock
Untuk keperluan dekorasi, terdapat gula mutiara atau pearl sugar yang berbentuk gumpalan kecil dari partikel gula yang telah dipadatkan. Gula ini sering digunakan dalam industri roti dan kue untuk memberikan tampilan yang lebih menarik pada produk akhir, seperti taburan di atas kue dan pastry.

Gula Cair

Ilustrasi sirup agave Foto: dok.Shutterstock
Selain gula dalam bentuk kristal, ada juga gula dalam bentuk cair, yang dikenal sebagai liquid sugar. Gula ini merupakan gula pasir yang dilarutkan dalam air dan sering digunakan dalam industri makanan untuk membuat minuman, selai, permen, es krim, dan sirup. Terdapat juga varian liquid invert sugar, yaitu campuran glukosa dan fruktosa yang diperoleh dengan memecah sukrosa dalam larutan. Jenis gula ini sering digunakan dalam produksi minuman ringan, industri permen, dan pembuatan kue, meskipun tidak tersedia untuk pembelian langsung oleh konsumen.

Gula Merah

Ilustrasi gula merah. Foto: Shutter Stock
Salah satu jenis gula yang paling dikenal di Indonesia adalah gula merah atau brown sugar. Gula ini sebenarnya merupakan gula pasir yang dicampur dengan molase, sehingga memberikan warna cokelat dan rasa yang lebih kaya.
Warna dan rasa gula merah bervariasi tergantung pada jumlah molase yang digunakan. Semakin banyak molase, semakin gelap warna gula dan semakin kuat rasa karamelnya. Gula merah sering digunakan dalam pembuatan roti, campuran kering, glasir daging, dan berbagai saus.

Gula Halus

Ilustrasi gula bubuk. Foto: VasiliyBudarin/Shutterstock
Ada juga gula halus atau icing sugar, yang dikenal sebagai gula bubuk karena teksturnya yang sangat lembut. Gula ini biasanya dicampur dengan sedikit tepung jagung untuk mencegah penggumpalan. Jenis gula ini sering digunakan dalam pembuatan icing untuk kue dan donat, serta dalam pembuatan berbagai jenis glasir.

Gula Demerara dan Muscovado

Gula Muscovado. Foto: Nedim Bajramovic/Shutterstock
Adalah dua jenis gula yang masih mempertahankan sebagian besar kandungan molase alaminya. Gula Demerara memiliki kristal besar berwarna keemasan dengan tekstur yang sedikit lengket, sedangkan gula Muscovado memiliki tekstur yang lebih kasar dan rasa molase yang lebih kuat. Keduanya sering digunakan dalam pembuatan kue, campuran minuman, dan sebagai pemanis alami untuk sereal dan kopi.

Gula Organik

Ilustrasi gula organik. Foto: MaraZe/Shutterstock
Selain berbagai jenis gula yang disebutkan, ada juga gula organik yang diproduksi dari tebu yang ditanam dengan metode pertanian berkelanjutan. Gula ini diolah tanpa menggunakan bahan kimia atau pemutih, sehingga lebih alami dibandingkan gula pasir biasa.
Jadi, mana gula favoritmu?
Trending Now