5 Berita Populer: Ayah Farel Prayoga Buat Pengaduan; Bantahan Roby Tremonti

16 Januari 2026 9:00 WIB
ยท
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
5 Berita Populer: Ayah Farel Prayoga Buat Pengaduan; Bantahan Roby Tremonti
Ayah Farel Prayoga buat pengaduan ke Bareskrim Polri menjadi salah satu berita populer pada Kamis (15/1).Simak berita lengkapnya di sini.
kumparanHITS
Farel Prayoga dan orang tuanya di rumah mereka di Banyuwangi. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Farel Prayoga dan orang tuanya di rumah mereka di Banyuwangi. Foto: Dok. Istimewa
Ayah Farel Prayoga buat pengaduan ke Bareskrim Polri menjadi salah satu berita populer pada Kamis (15/1). Selain itu ada mengenai Roby Tremonti bantah lakukan child grooming terhadap Aurelie Moeremans.
Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.

1. Merasa Dirugikan, Ayah Farel Prayoga Buat Pengaduan ke Bareskrim Polri

Artis Farel Prayoga saat konferensi pers film Air Mata Diujung Sajadah 2 di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat, (26/9/2025). Foto: Agus Apriyanto
Ayah Farel Prayoga, Joko Suyoto, didampingi oleh kuasa hukumnya mendatangi Bareskrim Polri, beberapa waktu lalu untuk membuat pengaduan.
Pengaduan tersebut berkaitan dengan dugaan penyebaran berita bohong yang diduga dilakukan oleh manajer Farel Prayoga, Muhammad Rais.
Kuasa hukum Joko Suyoto, Charisma Adilaga Sugiyanto, bilang keluarga Farel merasa dirugikan karena informasi yang disebarkan oleh Rais.
"Ya, karena dari pihak keluarga merasa dirugikan. Jadi, banyak masyarakat (berpikir) bahwa seolah-olah yang menghabiskan uang Farel Prayoga ini adalah keluarga, padahal kan tidak sepenuhnya benar. Seperti itu," kata Charisma di Bareskrim Polri.
Joko sempat menyampaikan kegeramannya terhadap Rais karena menyebut honor yang diterima Farel mencapai Rp 10 miliar. Joko meminta Rais membuktikan ucapannya tersebut.

2. Roby Tremonti Bantah Lakukan Child Grooming Terhadap Aurelie Moeremans

Roby Tremonti buka suara soal buku karya Aurelie 'Broken Strings' di kawasan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026). Foto: Giovanni/kumparan
Roby Tremonti menuai hujatan usai buku memoar Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings viral. Roby dikaitkan dengan karakter Bobby yang disebut sebagai pedofilia dan melakukan child grooming terhadap Aurelie Moeremans.
Ketika dimintai klarifikasi, Roby sempat menjelaskan definisi soal pedofilia. Kata Roby, pedofilia merupakan sebutan untuk orang dewasa yang memiliki hasrat seksual kepada anak yang masih berumur di bawah 13 tahun.
"Pedofilia adalah adanya hasrat seksual oleh laki-laki atau perempuan yang sudah di atas 16 tahun kepada anak di bawah 13 tahun. Aurelie 13 tahun belum kenal sama saya. Dia ada di Belgia," ujar Roby di kawasan Citeureup, Jawa Barat, belum lama ini.
Roby kemudian menerangkan bahwa jalinan asmaranya dengan Aurelie bermula saat keduanya bertemu dalam produksi iklan salah satu provider di tahun 2009. Saat itu, lanjut Roby, Aurelie sudah menginjak usia 16 tahun.
Kata Roby, fakta tersebut harusnya sudah bisa membantah tudingan beberapa pihak yang menyebutnya telah melakukan tindakan child grooming kepada Aurelie.

3. Kata Aurelie soal Ada Pihak yang Tersindir dengan Tulisannya di Broken Strings

Aurelie Moeremans saat hadir di konferensi pers Babby Blues di Epicentrum Kuningan, Jakarta, Jumat (18/3/2022). Foto: Agus Apriyanto
Aurelie Moeremans jadi sorotan usai merilis buku memoar bertajuk Broken Strings. Kendati demikian, ada pihak yang merasa tersindir dengan tulisannya di buku tersebut.
Pria yang pernah menikah dengannya, Roby Tremonti, merasa tersindir usai dikaitkan dengan karakter Bobby di buku itu. Roby bahkan buka suara dan menilai Aurelie telah menebarkan kebohongan lewat tulisannya di buku itu.
Ketika dihubungi kumparan, istri dari Tyler Bigenho itu menjelaskan tujuannya menulis dan merilis buku tersebut. Dia berharap para pembaca dapat mengambil pembelajaran hidup dari pengalaman pribadi yang dia rasakan.
"Buku ini ditulis dari pengalaman pribadi saya, dengan tujuan untuk berbagi proses, refleksi, dan pembelajaran hidup," kata Aurelie dihubungi kumparan melalui pesan singkat, Rabu (14/1).
Mengenai ada pihak yang merasa tersindir, Aurelie enggan ambil pusing. Dia dapat memahami dan menghormati setiap pihak yang memiliki sudut pandang berbeda terkait perjalanan hidupnya.

4. Roby Tremonti Ungkap Alasannya Tersindir dengan Tulisan Aurelie Moeremans

Roby Tremonti buka suara soal buku karya Aurelie 'Broken Strings' di kawasan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026). Foto: Giovanni/kumparan
Aktor Roby Tremonti mengungkapkan alasannya merasa tersindir dengan tulisan Aurelie Moeremans di buku memoar berjudul Broken Strings.
Padahal, nama Roby tak disebut secara eksplisit dalam buku itu. Namun, sejumlah pihak mengaitkannya dengan karakter Bobby yang ditulis Aurelie dalam salah satu bagian bukunya.
"Di buku itu ada poin Aurelie dipaksa menikah dengan tokoh yang namanya Bobby ya. Dengan bukti-bukti yang bisa saya pertanggungjawabkan di Google di mana pun, petunjuknya adalah Robby pernah menikah dengan Aurelie," kata Robby di kawasan Citeureup, Jawa Barat, belum lama ini.
Ya Roby merasa bahwa dia lah pria yang pernah menikah dengan Aurelie. Oleh karena itu, publik langsung mengaitkan karakter Bobby dengan dirinya
"Saya akui itu. Dan Google mengakui, Google adalah tulisan ilmiah ya yang ada bukti. Sangat wajar kan sindiran itu kepada saya?," ujarnya.
Apalagi, Aurelie juga pernah menegaskan bahwa Broken Strings diangkat dari pengalaman hidupnya. Hal ini kian menguatkan bahwa karakter Bobby memang merujuk kepada dirinya.

5. Penyidik Bantah Lakukan Penyiksaan Terhadap Ammar Zoni saat Interogasi

Terdakwa penyalahgunaan narkotika Ammar Zoni (kiri) mengikuti sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis, (15/1/2026). Foto: Agus Apriyanto
Drama di sidang kasus narkoba Ammar Zoni kembali memanas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jaksa penuntut umum menghadirkan saksi penyidik, Mario, setelah sebelumnya Ammar dan terdakwa lainnya mencabut BAP dan menuding adanya dugaan penyiksaan saat interogasi. Mario dengan tegas membantah telah melakukan tindakan fisik atau penyiksaan terhadap para terdakwa.
Di bawah sumpah, Mario meyakinkan JPU bahwa tidak ada penyiksaan sama sekali. Namun, Ammar punya versi lain. Saat diberi kesempatan untuk mengonfirmasi, Ammar langsung menepis bantahan Mario dan meminta rekaman CCTV rutan dibuka sebagai bukti adanya penganiayaan. Ammar bahkan menuding Mario membawa alat setrum saat penyidikan, sebuah klaim yang tak kalah bikin syok.
Ammar sendiri didakwa terlibat jaringan peredaran narkoba saat ditahan di Rutan Salemba. Ia bersama lima terdakwa lain diduga menjadi pemasok sabu dan ganja di dalam rutan. Sempat dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, kini Ammar dan empat terdakwa lainnya ditempatkan di Lapas Narkotika Jakarta untuk memudahkan proses persidangan yang penuh intrik ini.
Trending Now