Boiyen Ungkap Harapan 2026 di Tengah Kasus Dugaan Penipuan sang Suami

3 Januari 2026 11:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Boiyen Ungkap Harapan 2026 di Tengah Kasus Dugaan Penipuan sang Suami
Boiyen Ungkap Harapan 2026 di Tengah Kasus Dugaan Penipuan sang Suami. Selengkapnya di sini.
kumparanHITS
Boiyen. Foto: Instagram/@boiyenpesek
zoom-in-whitePerbesar
Boiyen. Foto: Instagram/@boiyenpesek
Di tengah kasus dugaan penipuan yang menyeret suaminya, Boiyen, akhirnya muncul dan mengungkap soal harapannya di tahun 2026.
Melalui unggahan terbaru di akun Instagram milik Andre Taulany, @taulany_tv, Boiyen kompak tampil berdua dengan sang suami Rully Angga Akbar.
Pada unggahan tersebut, Boiyen menyampaikan harapan sederhananya untuk tahun 2026 yang ditulis di sebuah papan tulis kecil. Dari pesan tersebut, terungkap bahwa keduanya sama-sama mendambakan kehadiran momongan.
"Harapan gue buat 2026, semakin menghibur dan semakin bahagia, dan punya baby," tulis Boiyen.
"Harapan gue buat 2026, punya penerus!!" ungkap Rully pada unggahan yang sama.

Kilas Balik Kasus Dugaan Penipuan yang Menyeret Suami Boiyen

Tahun 2026 mungkin menjadi awal tahun yang cukup berat bagi Boiyen. Sebab, suami Boiyen tengah terseret kasus dugaan penipuan dan penggelapan terkait dana investasi.
Sebelumnya, pihak korban berinisial RF melalui kuasa hukumnya, Santo Nababan, telah melayangkan somasi terbuka terhadap Rully. Upaya tersebut ditempuh RF menyusul buntunya upaya mediasi yang sebelumnya dilakukan.
Rully pun diminta melunasi kewajibannya hingga awal bulan Januari. Rully diminta menunjukkan iktikad baiknya.
"Somasi pertama dan juga somasi kedua sudah diterima oleh yang bersangkutan langsung, RAA, dan meminta waktu sampai tanggal 15, tapi dari klien kami hanya diberikan waktu sampai tanggal 5 Januari untuk segera membayar, segera melunasi," ucap Santo Nababan.
Pernikahan Boiyen dan Suami. Foto: Instagram/@boiyenpesek
Perkara yang melibatkan Rully ini berawal pada medio Agustus 2023. Pada saat itu, Rully menawarkan akan adanya peluang investasi kepada RF. Peluang investasi itu diperuntukkan pengembangan usaha kuliner yang berlokasi di daerah Sleman, Yogyakarta.
Dalam penawarannya, Rully memberikan proposal investasi dengan skema pembagian keuntungan sebesar 70 persen untuk pengelola dan 30 persen bagi investor. Proposal itu juga memuat klaim pendapatan usaha dalam enam bulan terakhir yang disebut mencapai Rp 87,2 juta hingga Rp 119 juta.
Masalah lantas muncul ketika laporan keuangan yang diterima RF dianggap tidak sesuai dengan perjanjian dalam proposal awal yang disetujui. Memang tercatat ada pembagian keuntungan selama beberapa bulan, namun hal itu tak berlangsung lama.
Penyanyi Boiyen. Foto: Instagram/@boiyenpesek
Korban RF diketahui menyerahkan dana investasi sekitar Rp 200 juta. Dalam perjanjian awal, Rully menjanjikan pembayaran sebesar Rp 6 juta setiap bulan setiap tanggal 9.
Tetapi faktanya, RF total hanya menerima pembayaran sebanyak empat kali. Sehingga diperkirakan ia menelan kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari Rp 300 juta.
Trending Now