Christopher Nolan Pimpin Serikat Sutradara untuk Bertemu dengan Netflix
8 Desember 2025 19:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Christopher Nolan Pimpin Serikat Sutradara untuk Bertemu dengan Netflix
Christopher Nolan saat ini menjabat sebagai Directors Guild of America (DGA) atau Serikat Sutradara Amerika.kumparanHITS

Sutradara Christopher Nolan, yang saat ini menjabat sebagai presiden Directors Guild of America (DGA) atau Serikat Sutradara Amerika, dikabarkan sedang merencanakan pertemuan darurat dengan pihak Netflix.
Langkah ini diambil menyusul pengumuman Netflix mengenai rencana mereka untuk merger (penggabungan) dengan Warner Bros.
Dalam rilis berita pada tanggal 5 Desember, DGA menyatakan kekhawatiran serius terkait hak eksklusif negosiasi yang didapatkan Netflix terhadap Warner Bros Discovery (WBD).
Inti ketakutan para sutradara adalah hilangnya persaingan. Menurut kelompok yang dipimpin oleh sutradara Oppenheimer ini, industri yang sehat adalah industri yang memiliki banyak pesaing.
"Kami percaya bahwa industri yang hidup dan kompetitif—yang memupuk kreativitas dan mendorong persaingan nyata untuk mendapatkan talenta—sangat penting untuk melindungi karier dan hak kreatif para Sutradara dan timnya," tulis DGA.
Nolan dan timnya berencana menemui Netflix untuk mendengarkan langsung visi masa depan perusahaan tersebut sebelum memberikan komentar lebih lanjut.
Reaksi yang keras juga datang dari Writers Guild of America (WGA) atau Serikat Penulis di Amerika. Mereka berpendapat bahwa merger ini harus diblokir.
Menurut mereka, ketika perusahaan streaming terbesar di dunia menelan salah satu pesaing terbesarnya, hal itu melanggar prinsip hukum antimonopoli.
WGA memperingatkan dampak buruk dari penggabungan ini, antara lain ada penghapusan lapangan kerja, penurunan upah pekerja hiburan, kondisi kerja yang memburuk, kenaikan harga langganan bagi konsumen, hingga berkurangnya keragaman konten tontonan.
"Pekerja industri dan masyarakat sudah terdampak oleh segelintir perusahaan kuat yang mengontrol ketat apa yang bisa ditonton konsumen. Merger ini harus diblokir," tegas WGA.
Di sisi lain, Netflix telah menjelaskan inti kesepakatannya dengan WB lewat website resminya.
Ted Sarandos, Co-CEO Netflix, menyebut bahwa akuisisi ini menggabungkan inovasi teknologi Netflix dengan sejarah panjang 100 tahun Warner Bros dalam bercerita.
Netflix menjanjikan perpustakaan tontonan yang luar biasa bagi penonton global. Dari Warner Bros, ada Harry Potter, Game of Thrones, The Big Bang Theory, Friends, The Wizard of Oz, dan DC Universe. Sementara dari Netflix ada Stranger Things, Squid Game, Wednesday, Money Heist, dan Bridgerton.
"Misi kami selalu untuk menghibur dunia," ujar Sarandos.
"Dengan menggabungkan kekuatan kedua perusahaan, kami dapat mendefinisikan ulang dunia story telling untuk satu abad ke depan," lanjut Sarandos.
