Debut Sutradara di Film Timur, Iko Uwais Ingin Eksplor Kisah Laga Bermakna

7 Desember 2025 14:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Debut Sutradara di Film Timur, Iko Uwais Ingin Eksplor Kisah Laga Bermakna
Cerita Iko Uwais debut sebagai sutradara lewat film Timur. Simak berita lengkapnya di sini.
kumparanHITS
Iko Uwais saat Press Screening & Conference Film "Timur" di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (4/12/2025). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Iko Uwais saat Press Screening & Conference Film "Timur" di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (4/12/2025). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
Aktor Indonesia Iko Uwais debut sebagai sutradara lewat film berjudul Timur. Dalam kesempatan perdananya duduk di kursi sutradara, Iko menuturkan bahwa peran ini merupakan salah satu mimpinya yang akhirnya terwujud.
“Ya sebetulnya ini salah satu mimpi ya, debut sebagai sutradara dan ekspresi saya sebagai pemain juga,” kata Iko di sela acara press screening & conference film Timur di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (4/12).
Aktor yang tampil dalam film Merantau ini mengatakan bahwa motivasinya menjadi sutradara berangkat dari keinginannya untuk mengeksplor film laga yang lebih bermakna, terutama dari sisi cerita.
“Ingin mengeksplor bikin film action yang ter-translate dengan benar, baik dari pengambilan gambarnya maupun sisi cerita yang tidak hanya ‘kedebak-kedebuk’, tapi action saya itu ada isinya,” tutur Iko.
Iko Uwais saat Press Screening & Conference Film "Timur" di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (4/12/2025). Foto: Film Timur
Melalui Timur, Iko Uwais menekankan bahwa film ini tidak dibuat untuk sekadar menonjolkan aksi, tetapi juga mengangkat cerita yang lebih dalam, termasuk tema persaudaraan atau brotherhood.
“Jadi, enggak hanya 90 persen fighting, 10 persen cerita, saya mau tetap action sama dramanya itu sesuai, dan untuk rasa persaudaraan saya ingin mengeksplor dari segi yang sangat dalam di film ini,” ucap Iko.
Film produksi Uwais Pictures tersebut mengisahkan misi penyelamatan sekelompok peneliti yang diculik di hutan.
Perjuangan prajurit bernama Timur yang diperankan oleh Iko Uwais, serta Sila (Jimmy Kobogau) menjadi fokus utama dalam usaha membebaskan para peneliti dari kelompok teroris yang dipimpin Tobias (Arnold Kobagau), serta anggotanya Apolo (Aufa Assagaf) dan Frans (Macho Hungan).
Selain aksi yang intens, film ini juga menyoroti kuatnya persahabatan dan rasa kekeluargaan di tengah situasi berbahaya.

Jadi Aktor sekaligus Sutradara, Iko Uwais: Capek, Tapi Menyenangkan

Dalam proses syuting, Iko juga harus menyeimbangkan perannya sebagai sutradara sekaligus pemeran utama di film Timur. Sebagai debutnya di balik layar, pengalaman ini memberi suka duka tersendiri karena ia tetap harus fokus di monitor meskipun adegan untuk karakternya sudah selesai.
“Ketika saya pribadi enggak ada calling-an sebagai aktor, ya saya harus ada sesuai dengan calling-an tersebut. Pada saat karakter saya selesai, bukannya pulang tapi saya harus di belakang monitor, jadi memang dari segi capek yang sangat melelahkan, tapi fun,” kata Iko.
Aktor kelahiran 1983 ini juga menjelaskan bahwa berada di kursi sutradara membuatnya lebih memahami bagaimana setiap aktor menginterpretasikan dialog dan emosi mereka dengan cara yang berbeda-beda.
“Jadi memang ternyata pas kita lihat di belakang layar, untuk berakting sebagai karakter masing-masing itu harus bisa mengekspresikan emosi. Emosi dari masing-masing peran kan berbeda-beda, jadi yang saya lihat masing-masing orang itu sangat beda walaupun dengan dialog yang sama,” ucap Iko.
Menurut Iko, proses syuting menjadi lebih menyenangkan berkat chemistry dan rasa kekeluargaan yang kuat antar pemain. Film Timur akan mulai tayang di bioskop pada 18 Desember 2025.
Reporter Salsha Okta Fairuz
Trending Now