Dua Lipa Pecat Manajernya, David Levy, karena Dinilai Tidak Pro-Palestina

24 September 2025 10:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua Lipa Pecat Manajernya, David Levy, karena Dinilai Tidak Pro-Palestina
Dua Lipa pecat manajernya, David Levy, karena dinilai tidak pro-Palestina. Simak berita lengkapnya di sini.
kumparanHITS
Penyanyi Albania-Inggris Dua Lipa tiba untuk Penghargaan Pilihan Kritikus Tahunan ke-29 di Barker Hangar di Santa Monica, California pada 14 Januari 2024. Foto: Michael Tran / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi Albania-Inggris Dua Lipa tiba untuk Penghargaan Pilihan Kritikus Tahunan ke-29 di Barker Hangar di Santa Monica, California pada 14 Januari 2024. Foto: Michael Tran / AFP
Bintang pop Inggris, Dua Lipa, dilaporkan telah memecat manajer lamanya di agensi WME, David Levy. Levy kedapatan menandatangani surat yang menyerukan agar band Irlandia pro-Palestina, Kneecap, dikeluarkan dari Glastonbury 2025.
Sebelum Glastonbury digelar Juni lalu, Levy dilaporkan menjadi orang pertama yang menandatangani surat tersebut setelah ramai soal member Kneecap, Chara Mo, yang mengibarkan bendera Hizbullah di sebuah konser tahun lalu.
Surat itu sifatnya pribadi dan konfidential, ditandatangani sejumlah artis di industri musik dan dikirimkan kepada pendiri festival, Michael Eavis. Mereka mendesak agar Kneecap tidak tampil.
Namun, surat tersebut bocor ke publik dan dikecam oleh berbagai pihak di industri musik, sehingga Kneecap tetap tampil.
Gaya rambut vintage Dua Lipa. Foto: Instagram/@dualipa

Keputusan Dua Lipa Pecat Manajer

Menurut laporan dari The Mail on Sunday, keputusan memecat Levy berakar pada sikap pro-Palestina Dua Lipa yang dinilainya kini tidak selaras dengan Levy.
"Dua memastikan bahwa David Levy tidak lagi menggarap musiknya. Dua sangat pro-Palestina, dan itu tidak sejalan dengan Levy," kata sumber yang enggan disebut namanya, dilansir The Mail.
"Dua menganggap Levy sebagai pendukung perang Israel di Gaza, dan mendukung semua perlakuan buruk terhadap warga Palestina. Itu sangat jelas melalui surat yang ia tanda tangani dan kirimkan kepada Michael Eavis," lanjut sumber itu.
Penyanyi asal Inggris, Dua Lipa. Foto: Angela Weiss/AFP
Sementara, band Kneecap kini dituding mendukung kelompok bersenjata Hizbullah dan kelompok Hamas. Tudingan ini telah mereka bantah.
Mo Chara dari Kneecap juga didakwa atas pelanggaran dugaan terorisme di Inggris karena diduga mengibarkan bendera Hizbullah saat konser.
Pada Juni lalu, trio Kneecap akhirnya tetap tampil di Glastonbury. Mereka memakai keffiyeh atau syal khas Palestina saat tampil.
Mo Chara mengajak 30 ribu penonton meneriakkan "Free Palestine" dan mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan. Karena desakan publik, Glastonbury tetap memperbolehkan Kneecap tampil, tetapi penampilan mereka tidak disiarkan.
Trending Now