Film Siti Vampire Ramaikan Hari Pertama JAFF Market 2025

1 Desember 2025 15:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Film Siti Vampire Ramaikan Hari Pertama JAFF Market 2025
Film Siti Vampire Ramaikan Hari Pertama JAFF Market 2025. Selengkapnya di sini.
kumparanHITS
Siti Vampire di panggung JAFF Market 2025. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Siti Vampire di panggung JAFF Market 2025. Foto: Istimewa
Proyek film terbaru Siti Vampire hadir mencuri perhatian di panggung utama JAFF Market 2025. Di hari pertama gelaran festival, sesi presentasi mereka menjadi salah satu highlight berkat diskusi kreatif yang hangat sekaligus merchandise reveal perdana yang membuat audiens semakin antusias.
Dalam kesempatan itu, hadir perwakilan dari Viddsee, yaitu Ho Jia Jian selaku CEO dan Kenny Png sebagai Chief Content Officer. Dari pihak Bahagia Tanpa Drama, tampak Celerina Judisari selaku Produser film Siti Vampire sekaligus Plt. Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI).
Siti Vampire di panggung JAFF Market 2025. Foto: Istimewa
Sesi diskusi juga diperkaya dengan kehadiran penulis Titien Wattimena dan sutradara Rahabi Mandra.

Adaptasi dari Short Film Viddsee hingga Kolaborasi Lintas Negara

Dalam talkshow, tim kreatif memaparkan bagaimana Siti Vampire dikembangkan dari short film Viddsee yang sebelumnya sukses menarik perhatian publik. Mereka mengupas lebih dalam soal karakter Siti, vampir lugu yang tengah mencari jati diri.
Tak hanya itu, mereka juga menjabarkan perjalanan adaptasi menuju versi film layar lebar. Tim juga menyinggung strategi kolaborasi lintas negara yang menjadi bagian penting dari pengembangan proyek ini.
Pendekatan tersebut membuat film ini tidak hanya relevan di Indonesia, tetapi juga berpotensi menjangkau audiens internasional.

Merchandise Resmi Pertama Diperkenalkan

Salah satu momen paling meriah adalah saat merchandise resmi Siti Vampire diperlihatkan untuk pertama kalinya.
Kaos dengan ilustrasi karakter utama itu langsung mencuri perhatian pengunjung dan menjadi simbol bahwa Siti Vampire diproyeksikan bukan sekadar film, tapi sebuah IP yang siap berkembang ke berbagai lini kreatif dan komersial.
Merchandise Siti Vampire di panggung JAFF Market 2025. Foto: Istimewa
Merchandise ini juga berfungsi sebagai jembatan engagement antara proyek dan audiens, menunjukkan bagaimana karakter serta dunia Siti Vampire berpotensi tumbuh menjadi ekosistem yang lebih luas.
Kehadiran Siti Vampire di JAFF Market 2025 memperkaya deretan IP Indonesia yang sedang naik daun. Momen ini sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas bagi investor, distributor, hingga mitra produksi baik dari dalam maupun luar negeri.
Trending Now