Iko Uwais Bintangi Film Hollywood Berjudul MRI, Bakal Syuting di Jakarta

3 November 2025 14:59 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Iko Uwais Bintangi Film Hollywood Berjudul MRI, Bakal Syuting di Jakarta
Iko Uwais Bintangi Film Hollywood Berjudul MRI, Bakal Syuting di Jakarta. Selengkapnya di sini.
kumparanHITS
Iko Uwais Foto: Munady
zoom-in-whitePerbesar
Iko Uwais Foto: Munady
Kabar membanggakan kembali hadir dari aktor laga Indonesia, Iko Uwais. Setelah membintangi sederet film Hollywood seperti Mile 22 dan Expend4bles, Iko siap jadi pemeran utama dalam film thriller aksi berjudul MRI. Proyek film berlatar pengepungan di rumah sakit ini bakal disutradarai oleh Liam O’Donnell.
Salah satu yang menarik dari proyek ini adalah rencana lokasi syuting utama di Jakarta. Pengambilan gambar utama siap dilaksanakan di Jakarta pada awal 2026 mendatang.
Film MRI menandai kolaborasi ketiga antara Iko Uwais dengan sutradara Liam O’Donnell. Sebelumnya, mereka bekerja sama lewat film Beyond Skyline (2017) dan film Skyline: Warpath.
Liam O'Donnell Foto: Munady/kumparan
O'Donnell mengaku antusias bekerja dengan Iko dan melontarkan pujian kepada sang aktor.
"Karisma Iko murni, kedalaman jiwa, dan etos kerjanya luar biasa. Hal ini menjadi impian setiap sutradara," ujar O'Donnell dilansir Veriety.

Kisah Penuh Aksi di Ruang Terbatas

MRI siap menyajikan pengepungan dengan intensitas tinggi. Alur ceritanya berpusat pada seorang pembunuh bayaran yang diperankan oleh Iko Uwais.
Setelah hidupnya hancur, keluarganya berantakan, Iko harus berjuang dengan cedera lutut parah yang mengharuskannya menjalani pemeriksaan MRI rutin.
Konflik memuncak ketika seluruh rumah sakit tiba-tiba disabotase oleh sekelompok gangster kejam. Dalam kondisi terluka, karakter Iko jadi satu-satunya yang dapat menyelamatkan target utama para gangster, yaitu putri dari bos kriminal yang sangat berkuasa. Iko harus berjuang menyelamatkan para sandera dan dirinya sendiri.

Penghormatan untuk Film Laga Klasik

Film ini diproduseri oleh Christopher Tuffin dari Strong Island bersama Ryan Santoso dari Uwais Pictures. Tuffin menjelaskan bahwa MRI dirancang sebagai penghormatan atas film seni bela diri klasik era 1970-an. Meski begitu, film ini dipastikan bakal dikemas secara modern untuk audiens yang lahir di era 2000-an.
"Dengan dominasi konten bertema Asia di pasar global, kami merasa MRI adalah penghormatan terhadap film-film klasik seni bela diri era 1970-an," jelas Tuffin.
Iko Uwais debut jadi sutradara lewat film Timur. Foto: Dok. Uwais Pictures.
Proyek ini menarik perhatian pasar internasional. K5 Intl telah mengakuisisi hak penjualan internasional proyek MRI. Film ini siap diumumkan di American Film Market (AFM) bulan depan.
Selain menjadi bintang utama MRI, Iko Uwais diketahui tengah fokus membangun rumah produksi miliknya, Uwais Pictures, bersama Ryan Santoso.
Uwais Pictures telah menorehkan prestasi. Film pertama mereka, Ikatan Darah, mendapat ulasan positif saat tayang perdana di Fantastic Fest. Debut Iko sebagai sutradara dalam film Timur juga dijadwalkan akan tayang di bioskop Indonesia pada 18 Desember mendatang.
Trending Now